Akurat Logo

Tax Payer Community: Indonesia Emas 2045 Butuh Basis Pajak yang Kuat

Andi Syafriadi | 15 Juli 2026, 19:50 WIB
Tax Payer Community: Indonesia Emas 2045 Butuh Basis Pajak yang Kuat
Ketua Dewan Pembina Tax Payer Community, Arfan (AKURAT.CO/ANDOY)

AKURAT.CO Ketua Dewan Pembina Tax Payer Community, Arfan mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap pajak. Menurutnya, pajak tidak semata-mata merupakan kewajiban administratif, melainkan investasi bersama untuk membiayai pembangunan nasional.

Arfan mengatakan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 membutuhkan fondasi penerimaan negara yang kuat dan berkelanjutan. Tanpa dukungan penerimaan pajak, berbagai program pembangunan tidak akan berjalan optimal.

"Pendidikan yang berkualitas membutuhkan anggaran, layanan kesehatan membutuhkan anggaran, pembangunan desa juga membutuhkan anggaran. Semua itu berasal dari kontribusi masyarakat melalui pajak," ujarnya saat menjadi keynote speech di daerah Kalibata, Jakarta, Kamis (15/7/2026).

Baca Juga: Tax Payer Community: Kepercayaan Publik Jadi Penentu Kepatuhan Pajak

Ia menilai masyarakat perlu melihat pajak sebagai bentuk gotong royong modern yang hasilnya dapat dinikmati seluruh warga negara.

Menurut Arfan, setiap pembayaran pajak berkontribusi terhadap pembangunan sekolah, jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, perlindungan sosial, hingga penguatan pertahanan negara.

Karena itu, ia mengajak masyarakat tidak lagi memandang pajak sebagai beban, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

Selain itu, Arfan menekankan pentingnya membangun budaya sadar pajak sejak usia muda. Menurutnya, generasi muda perlu dibiasakan memahami bahwa kepatuhan pajak merupakan bagian dari integritas, tanggung jawab sosial, serta partisipasi dalam pembangunan nasional.

Ia juga menilai keberadaan Tax Payer Community diharapkan menjadi ruang dialog antara pemerintah dan wajib pajak, sekaligus meningkatkan literasi perpajakan agar masyarakat tidak hanya memahami cara membayar pajak, tetapi juga memahami alasan mengapa pajak menjadi sumber utama pembiayaan negara.

Baca Juga: Menyongsong Era Baru Pajak Marketplace, BDO di Indonesia Dorong Korporasi Perkuat Langkah Mitigasi

Menurut Arfan, kolaborasi seluruh elemen bangsa menjadi faktor penting untuk membangun budaya kepatuhan sukarela yang pada akhirnya dapat memperkuat penerimaan negara dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.