Akurat
Pemprov Sumsel

Humor Gus Dur: Alasan Tak Suka Batu Cincin

| 1 Juni 2022, 11:20 WIB
Humor Gus Dur: Alasan Tak Suka Batu Cincin

AKURAT.CO  KH Abdurrahman Wahid atau yang lebih akrab disapa Gus Dur dikenal sebagai sosok yang kerap kali menyelipkan humor dalam aktivitasnya. Bahkan, humor-humor Gus Dur sering dilontarkan sebagai media kritik terhadap kondisi masyarakat, bangsa, dan negara, termasuk kehidupan umat beragama.

Selain itu, Gus Dur juga dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan berbagai kalangan, dari mulai politis, tokoh agama, tokoh budaya, tokoh cendekiawan, dan kalangan lainnya.

Adapun salah satu tokoh yang dekat dengan Gus Dur adalah Jaya Suprana. Dirinya dikenal sebagai seorang yang berkepribadian unik, jenius, kreatif dan memiliki berbagai bakat. Bukan hanya itu, dia juga empunyai hubungan harmonis dengan berbagai tokoh politik, kesenian dan agama.

Bagi Jaya Suprana, Gus Dur dikenalnya sebagai orang yang keras kepala. Sebab apa yang Gus Dur yakini, pasti akan dilaksanakan. 

Gus Dur tak peduli seperti apa kritik yang dilayangkan masyarakat. Sehingga Gus Dur dikenal sebagai tokoh berpendirian kuat.

Kemudian, Jaya Suprana menuturkan bahwa pernah suatu hari Gus Dur menunjukkan cincin bermata zamarud kepadanya. Ternyata Jaya sudah tahu jika Gus Dur sebenarnya tidak suka dengan koleksi batu-batu seperti itu. Akan tetapi, Gus Dur tetap mengenakan untuk menghargai orang yang memberi.

Pertanyaannya, mengapa Gus Dur tak suka pada batu-batuan?

"Ya mana mungkin Gus Dur mengoleksi batu. Wong kepala Gus Dur saja sudah seperti batu.” kata Jaya Suprana.

Gus Dur yang mendapati jawaban demikian hanya bisa ketawa. Padahal terdengar cukup kasar bagi seorang kiai kharismatik. 

Ya itulah Gus Dur. Tak marah jika ada orang yang mengkritisinya, justru dibalas dengan humor dan ketawa yang dapat mencairkan suasana.

Itulah humor Gus Dur tentang salah satu kelompok yang takut kualat dengan Gus Dur. Semoga dapat menghibur dan bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Untuk diketahui, Gus Dur tutup usia pada 30 Desember 2009 dalam usia 69 tahun. Karena itu, penulis tak lupa juga untuk mendoakan almarhum KH Abdurrahman Wahid, semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Wallahu A'lam Bishawab. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.