Akurat
Pemprov Sumsel

Inilah 5 Karakter Bani Israel Yang Tertera Dalam AlQuran, Mulai Dari Pengecut Hingga Suka Menghina

Shalli Syartiqa | 31 Oktober 2023, 09:34 WIB
Inilah 5 Karakter Bani Israel Yang Tertera Dalam AlQuran, Mulai Dari Pengecut Hingga Suka Menghina

AKURAT.CO- Allah SWT telah mengungkapkan sifat-sifat dan karakter Bani Israel melalui wahyu-Nya dalam AlQuran.

Hampir tak ada yang meragukan keteguhan pendirian Yahudi dan Israel yang terus menerus melakukan tindakan perusakan, pembantaian, dan pembunuhan terhadap orang yang tak bersalah.

Sejak zaman Rasulullah SAW, Bani Israil telah terlibat dalam tindakan brutal dan tidak manusiawi, bahkan membunuh para Nabi yang diutus oleh Allah SWT.

Sifat-sifat ini telah mendarah daging dalam masyarakat Yahudi Israel yang saat ini menjajah Palestina.

Berikut beberapa sifat negatif yang disebutkan dalam AlQuran:

1. Ketidaksetiaan dan pembatalan janji

Sifat asli mereka digambarkan dalam AlQuran surah Al-Baqarah [2] ayat 76, di mana mereka tampak setia ketika berhadapan dengan orang beriman, namun ketika bersama sesama mereka, mereka menolak untuk mengakui kebenaran yang telah diungkapkan Allah kepada mereka.

 وَإِذَا لَقُوا الَّذِينَ آمَنُوا قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَا بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ قَالُوا أَتُحَدِّثُونَهُمْ بِمَا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ لِيُحَاجُّوكُمْ بِهِ عِنْدَ رَبِّكُمْ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

“Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata, ‘Kami telah beriman’. Tetapi, apabila kembali kepada sesamanya, mereka berkata, ‘Apakah akan kamu ceritakan kepada mereka apa yang telah diterangkan Allah kepadamu, sehingga mereka dapat menyanggah kamu di hadapan Tuhanmu? Tidakkah kamu mengerti?’” QS.Al-Baqarah [2] ayat 76

2. Kecenderungan untuk bermusuhan dan keras hati

AlQuran juga mencerminkan sifat mereka yang cenderung bermusuhan, keras kepala, keras hati, bakhil, dan tamak.

Mereka juga terlibat dalam pembunuhan Nabi-nabi yang diutus oleh Allah.

Ini tercermin dalam AlQuran surah Al-Baqarah (2) ayat 91:


وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُوا بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ قَالُوا نُؤْمِنُ بِمَا أُنْزِلَ عَلَيْنَا وَيَكْفُرُونَ بِمَا وَرَاءَهُ وَهُوَ الْحَقُّ مُصَدِّقًا لِمَا مَعَهُمْ ۗ قُلْ فَلِمَ تَقْتُلُونَ أَنْبِيَاءَ اللَّهِ مِنْ قَبْلُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

"Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kepada Al Quran yang diturunkan Allah," mereka berkata: "Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami". Dan mereka kafir kepada Al Quran yang diturunkan sesudahnya, sedang Al Quran itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah: "Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman?"

3. Musuh bagi umat Muslim

Sifat permusuhan mereka terhadap umat Islam juga terungkap dalam AlQuran, terutama dalam surah Al-Maidah ayat 82.

Zionis Israel adalah musuh paling keras terhadap orang-orang yang beriman.

لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَى ذَلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيسِينَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ

"Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani”. Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri."

4. Sifat penipu dan pendusta

Sifat penipu dan pendusta mereka, tidak hanya dalam urusan dunia tetapi juga dalam masalah agama.

Karakternya ini dicerminkan dalam AlQuran surah Al-Imran ayat 75:

وَمِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِقِنْطَارٍ يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِدِينَارٍ لَا يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ إِلَّا مَا دُمْتَ عَلَيْهِ قَائِمًا ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَيْسَ عَلَيْنَا فِي الْأُمِّيِّينَ سَبِيلٌ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

"Di antara Ahli kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: “tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi. Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui."

5. Suka menghina

Mereka juga memiliki sifat merendahkan, bahkan terhadap Allah sendiri, yang menyebabkan Allah melaknat mereka.

وَقَالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا

Dan orang-orang Yahudi berkata, “Tangan Allah terbelenggu.” Sesungguhnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu." QS. Al-Maidah ayat 84

Saat ini, karakter negatif ini masih tampak jelas. Zionis Israel meyakini bahwa mereka adalah bangsa terpilih sedangkan manusia di luar mereka tak lebih dari budak.

Ajaran itu bahkan masih ada hingga saat ini, contohnya terekam dalam sebuah video konten kreator yang viral mengejek rakyat palestina.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.