Wajib Diketahui, 4 Dalil Al-Quran Tentang Kemuliaan Masjidil Aqsa

AKURAT.CO Seperti yang sudah diketahui bahwa Masjidil Aqsa terletak di kota Yerusalem Timur. Area tersebut masuk dalam kompleks Masjid Al-Aqsa yang menjadi pusaran konflik antara Israel dengan Palestina, dan hingga sekarang di tahun 2023 masih terjadi konflik di antara keduanya.
Masjidil Aqsa menjadi salah satu situs paling suci dalam Islam, masjid tersebut memiliki signifikasi sejarah, agama, dan politik yang sangat penting bagi umat muslim di seluruh dunia.
Ada banyak kemuliaan yang dimiliki oleh Masjidil Aqsa, mulai dari kemuliaannya sebagai kiblat pertama umat muslim, menjadi tempat lahir dan pemakaman para Nabi dan sebagainya.
Selain itu, ada 4 dalil Al-Quran yang berkaitan dengan kemuliaan Masjidil Aqsa.
Adapun 4 dalil Al-Quran tersebut sebagaimana dikutip dari berbagai sumber pada Selasa (7/11/2023).
Baca Juga: 3 Fakta Masjid Al-Aqsa Yang Asing Di Telinga Umat Islam, Jadi Tempat Ditulisnya Kitab Ihya Ulumuddin
4 dalil Al-Quran tentang kemuliaan Masjid Al-Aqsa
1. Dalil Al-Quran surah Al-Anbiya ayat 81 yang menjelaskan tentang kemuliaan masjidil Aqsa sebagai negeri yang diberkati.
Masjidil Aqsa berdiri dimana para Nabi diutus serta disemayamkan. Negeri dimana masjidil Aqsa berada adalah wilayah yang diberkati dengan kesuburan, seakan kenikmatan dunia dan akhirat ada di negeri tempat masjidil tersebut berada.
وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ عَاصِفَةً تَجْرِي بِأَمْرِهِ إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا ۚ وَكُنَّا بِكُلِّ شَيْءٍ عَالِمِينَ
Artinya: “Dan (Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami berkah padanya. Dan kami Maha mengetahui segala sesuatu.”
Dari ayat di atas, menunjukkan bahwa negeri berkah yang dimaksud ialah negeri Syam, negeri diutusnya para nabi sekaligus menjadi tempat disemayamkannya. Menurut Syekh Wahbah al-Zuhaili dalam tafsir al-Munir disebutkan:
Artinya: “Syam (Palestina) adalah Tanah Suci yang telah diberkahi Allah dengan banyaknya nabi-nabi yang diutus ke sana, syariat yang mereka bawa telah menyebar ke seluruh dunia.
Tanah ini dikaruniai kesuburan, pepohonan dan sungai-sungai yang melimpah, sehingga kebaikan dunia dan akhirat seolah-olah ada di dalamnya.” (Tafsir al-Munir, [Dar al-Fikr, 1418, jilid XVII, hal.88).
Berkaitan dengan kemuliaan masjidil Aqsa sebagai tanah yang diberkahi juga dijelaskan melalui dalil Al-Quran pada surah Al-Isra ayat 1 yang artinya:
Artinya: “Maha Suci (Allah), yang telah memerjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”
2. Quran surah Al-Maidah ayat 21 berkaitan dengan kemuliaan masjidil Aqsa yang tanahnya suci dan dihormati.
يَـٰقَوْمِ ٱدْخُلُوا۟ ٱلْأَرْضَ ٱلْمُقَدَّسَةَ ٱلَّتِى كَتَبَ ٱللَّهُ لَكُمْ وَلَا تَرْتَدُّوا۟ عَلَىٰٓ أَدْبَارِكُمْ فَتَنقَلِبُوا۟ خَـٰسِرِينَ ٢١
Artinya: “Wahai kaumku! Masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu berbalik ke belakang (karena takut kepada musuh), nanti kamu menjadi orang yang rugi.”
Dalam tafsir al-Munir dijelaskan tentang Nabi Musa yang menasihati umatnya, nabi Musa berkata yang artinya:
“Wahai penduduk Tanah Suci; Tanah Yerusalem, atau Palestina, wilayah ini (dimaksudkan) untuk menjadi tempat tinggal, bukan untuk dimiliki, karena Yerusalem adalah tempat tinggal para nabi dan orang-orang mukmin yang telah Allah takdirkan untuk kalian, tanah ini diberikan untuk kalian dan diberi nama.” (Syekh Wahbah al-Zuhaili, Tafsir al-Munir, jilid VI, hal.146).
3. Lokasi Isra Nabi Muhammad SAW
Sebagaimana yang sudah Allah SWT jelaskan melalui dalil Al-Quran, tentang kemuliaan Masjidil Aqsa sebagai tempat Isra dari Nabi SAW. Seperti dijelaskan dalam surah Al-Isra ayat 1.
سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًۭا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَـٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَـٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ ١
Artinya: “Maha Suci (Allah), yang telah memerjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”
4. Dalil Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 143, menjelaskan tentang masjidil Aqsa sebagai kiblat pertama umat Islam sebelum dipindah ke Ka‘bah.
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَـٰكُمْ أُمَّةًۭ وَسَطًۭا لِّتَكُونُوا۟ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ وَيَكُونَ ٱلرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًۭا ۗ وَمَا جَعَلْنَا ٱلْقِبْلَةَ ٱلَّتِى كُنتَ عَلَيْهَآ إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يَتَّبِعُ ٱلرَّسُولَ مِمَّن يَنقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ ۚ وَإِن كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى ٱلَّذِينَ هَدَى ٱللَّهُ ۗ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَـٰنَكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِٱلنَّاسِ لَرَءُوفٌۭ رَّحِيمٌۭ ١٤٣
Artinya: “Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) "umat pertengahan" agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menjadikan kiblat yang (dahulu) kamu (berkiblat) kepadanya, melainkan agar Kami mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang.
Sungguh, (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia.”
Demikianlah 4 dalil Al-Quran yang menjelaskan tentang kemuliaan Masjidil Aqsa, dan juga wilayah yang ada di sekitarnya.
Sungguh, Allah itu Maha Mengetahui dan Maha Mengatur segala hal yang ada di bumi dan di akhirat kelak. (Raodatuljanah)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









