Akurat
Pemprov Sumsel

Kenapa 11 November Dirayakan Sebagai Hari Jomblo Sedunia? Ini Asal-Usul dan Faktanya!

Naufal Lanten | 10 November 2025, 18:52 WIB
Kenapa 11 November Dirayakan Sebagai Hari Jomblo Sedunia? Ini Asal-Usul dan Faktanya!

 

AKURAT.CO Setiap tanggal 11 November, dunia maya ramai oleh dua hal: pesta diskon besar-besaran dan ucapan “Selamat Hari Jomblo Sedunia”. Tapi, tahukah kamu kalau tanggal 11.11 sebenarnya berakar dari sebuah perayaan unik di China yang awalnya dikhususkan untuk para lajang?

Menariknya, sebelum dikenal sebagai momen belanja online terbesar di dunia, tanggal ini justru diciptakan untuk merayakan kesendirian dan kebebasan individu yang belum memiliki pasangan. Namun seiring waktu, maknanya bergeser dan berkembang menjadi fenomena global yang melibatkan miliaran orang dan transaksi bernilai fantastis.


Asal-Usul Hari Jomblo Sedunia: Dari Kampus di China hingga Fenomena Dunia

Perayaan 11 November sebagai Hari Jomblo Sedunia atau Single’s Day pertama kali muncul di China pada awal 1990-an. Tradisi ini diyakini berawal dari mahasiswa Universitas Nanjing sekitar tahun 1993. Saat itu, para mahasiswa yang masih sendiri mencari cara untuk merayakan kesendirian mereka tanpa rasa malu atau tekanan sosial.

Mereka pun memilih tanggal 11 November, yang bila ditulis menjadi 11.11 — empat angka satu yang berdiri sendiri, melambangkan individu yang lajang. Dalam bahasa gaul internet China, orang yang belum menikah disebut guanggun (光棍) yang berarti “tongkat gundul”. Angka satu menjadi simbol sempurna dari istilah itu, karena tampak seperti tongkat tunggal yang berdiri sendiri.

Awalnya, perayaan ini dilakukan dengan sederhana. Para mahasiswa saling memberi hadiah kecil, makan bersama, atau sekadar bersenang-senang untuk menghargai diri sendiri. Namun siapa sangka, kegiatan yang awalnya kecil ini justru menjadi cikal bakal salah satu festival terbesar di dunia.


Transformasi Menjadi Festival Belanja Terbesar di Dunia

Titik balik besar terjadi pada tahun 2009 ketika Daniel Zhang, CEO Alibaba Group, melihat peluang bisnis dari kebiasaan merayakan Hari Jomblo ini. Ia menjadikannya sebagai festival belanja online selama 24 jam penuh, yang kemudian dikenal sebagai 11.11 Shopping Festival.

Sejak saat itu, 11 November tak hanya menjadi simbol kesendirian, tapi juga hari penuh diskon dan promo besar-besaran di seluruh platform e-commerce. Dalam waktu singkat, perayaan ini melampaui popularitas Black Friday dan Cyber Monday, dua festival belanja terbesar di Amerika Serikat.

Hasilnya pun luar biasa. Pada Single’s Day tahun 2021, Alibaba mencatat penjualan hingga 84,5 miliar dolar AS hanya dalam satu hari. Angka ini menjadikan 11 November sebagai hari belanja terbesar di dunia, baik secara online maupun offline.

Kini, perayaan ini tak hanya terbatas di China. Negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, turut memeriahkan 11.11 dengan berbagai promo di e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan lainnya.


Makna Sosial di Balik Hari Jomblo

Meski kini identik dengan belanja, makna Hari Jomblo tetap menarik dari sisi sosial. Di China, perayaan ini merefleksikan perubahan cara pandang generasi muda terhadap status lajang.

Dulu, belum menikah di usia tertentu sering dianggap tabu atau memalukan. Namun, Single’s Day justru mengubah stigma itu menjadi momen positif — simbol kemandirian, kebebasan, dan penerimaan diri.

Bagi banyak orang, menjadi lajang bukanlah kekurangan, melainkan kesempatan untuk fokus pada diri sendiri, karier, dan kebahagiaan pribadi tanpa tekanan sosial untuk segera berpasangan.

Uniknya, di era digital, Hari Jomblo juga sering menjadi ajang mencari pasangan baru. Banyak yang justru memanfaatkan momen 11.11 untuk mengubah status mereka dari “single” menjadi “taken”, baik lewat acara kencan, aplikasi dating, atau sekadar keberuntungan di hari yang dianggap simbol kesendirian itu.


Kenapa 11.11 Jadi Simbol Kesendirian?

Angka 1 dianggap sebagai simbol individu yang berdiri sendiri, tidak bergandengan dengan siapa pun. Ketika angka tersebut muncul empat kali — seperti pada tanggal 11.11 — maka ia melambangkan empat individu yang sama-sama lajang.

Visualnya pun memperkuat makna itu. Bila dilihat secara sejajar, empat angka satu tampak seperti empat “tongkat” berdiri sendiri — sesuai dengan istilah guanggun atau “tongkat gundul” tadi.

Tidak heran, tanggal ini menjadi pilihan paling tepat untuk merayakan “kesendirian yang berharga”.

Bahkan pada 11 November 2011 (11.11.11), perayaan ini disebut sebagai Singles’ Day of the Century atau Hari Jomblo Abad Ini, karena tanggalnya mengandung enam angka satu yang dianggap sangat istimewa.


Cara Seru Merayakan Hari Jomblo

Meski awalnya hanya perayaan kampus, kini banyak cara untuk ikut meramaikan Hari Jomblo Sedunia. Beberapa di antaranya bahkan justru menguatkan makna “self love” yang menjadi inti perayaan ini.

  1. Belanja untuk Diri Sendiri
    Manfaatkan diskon besar-besaran di berbagai platform e-commerce. Anggap ini sebagai self reward atas kerja kerasmu selama ini.

  2. Rayakan dengan Teman Sesama Lajang
    Ajak teman-teman yang juga belum berpasangan untuk makan bersama, menonton film, atau sekadar nongkrong santai. Momen ini bisa jadi cara menyenangkan untuk saling mendukung dan menikmati kebersamaan.

  3. Tukar Hadiah Simbolik
    Bertukar hadiah kecil bisa menjadi tradisi yang manis. Tak harus mahal, yang penting punya makna dan niat baik.

  4. Refleksi Diri dan Bersyukur
    Gunakan hari ini untuk mengenali diri sendiri lebih dalam. Merayakan kesendirian bukan berarti kesepian, tetapi kesempatan untuk tumbuh dan menjadi versi terbaik dari dirimu.


Penutup: Dari Kesendirian ke Kebahagiaan

Hari Jomblo atau Single’s Day di tanggal 11 November bukan sekadar momen bagi mereka yang belum punya pasangan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap diri sendiri dan simbol kebebasan untuk memilih jalan hidup masing-masing.

Dari perayaan sederhana di kampus hingga menjadi festival belanja global, perjalanan 11.11 menunjukkan bahwa kesendirian bisa menjadi sesuatu yang dirayakan dengan bangga — bahkan bisa membawa dampak ekonomi yang luar biasa.

Kalau kamu ingin menikmati momen ini dengan caramu sendiri, tak ada salahnya ikut merayakan 11.11 sebagai hari di mana kamu mencintai diri sendiri sedikit lebih banyak dari biasanya.

Pantau terus update menarik seputar budaya, gaya hidup, dan fenomena global hanya di AKURAT.CO.

Baca Juga: Setelah Raline Shah, Luna Maya Serahkan Gelar Queen of Jomblo ke Ivan Gunawan

Baca Juga: Ariel Tatum Santai Sebut Jomblo Enggak Apa-apa Asal Banyak Uang

FAQ


1. Kapan Hari Jomblo Sedunia dirayakan?
Hari Jomblo Sedunia atau Single’s Day dirayakan setiap tanggal 11 November setiap tahun. Tanggal ini ditulis sebagai 11.11, yang melambangkan empat angka satu—simbol individu yang berdiri sendiri.


2. Kenapa tanggal 11 November disebut sebagai Hari Jomblo?
Tanggal 11.11 dipilih karena angka “1” dianggap mewakili seseorang yang lajang atau berdiri sendiri. Ketika ada empat angka satu (11.11), angka-angka itu seakan menggambarkan empat orang yang single. Dari sinilah muncul ide menjadikan 11 November sebagai Hari Jomblo Sedunia.


3. Siapa yang pertama kali mencetuskan Hari Jomblo?
Perayaan ini pertama kali digagas oleh mahasiswa Universitas Nanjing, China, pada tahun 1993. Mereka ingin merayakan status lajang dengan cara positif dan menyenangkan, bukan sebagai hal yang memalukan.


4. Apa hubungan Hari Jomblo dengan Alibaba dan festival belanja 11.11?
Pada tahun 2009, CEO Alibaba Daniel Zhang mengubah perayaan Hari Jomblo menjadi festival belanja online 24 jam. Sejak itu, 11.11 dikenal sebagai momen diskon besar-besaran di berbagai e-commerce dan menjadi hari belanja terbesar di dunia.


5. Apakah Hari Jomblo hanya dirayakan di China?
Awalnya memang dari China, tapi kini Single’s Day dirayakan di banyak negara, termasuk Indonesia. E-commerce besar seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya juga ikut menghadirkan promo besar-besaran setiap 11 November.


6. Mengapa Hari Jomblo identik dengan diskon besar-besaran?
Karena awalnya perayaan ini mengajak orang untuk memberi hadiah bagi diri sendiri (self reward). Seiring waktu, perusahaan e-commerce memanfaatkan momen ini untuk menawarkan promo besar, menjadikannya tradisi belanja tahunan.


7. Apa makna sosial dari Hari Jomblo Sedunia?
Hari ini mencerminkan perubahan pandangan generasi muda terhadap status lajang. Bukan lagi hal yang tabu, melainkan simbol kemandirian, kebebasan, dan kebanggaan untuk menikmati hidup tanpa tekanan sosial untuk segera menikah.


8. Apa yang dimaksud dengan istilah “guanggun”?
Dalam bahasa gaul internet China, guanggun (光棍) berarti “tongkat gundul” — istilah untuk orang yang belum menikah. Bentuk angka “1” yang menyerupai tongkat menjadi alasan mengapa simbol ini digunakan untuk menggambarkan orang lajang.


9. Apa yang membuat 11 November 2011 (11.11.11) disebut istimewa?
Tanggal itu disebut sebagai “Singles’ Day of the Century” atau Hari Jomblo Abad Ini, karena memiliki enam angka satu dalam satu tanggal—simbol puncak dari kesendirian dan keunikan angka satu.


10. Bagaimana cara merayakan Hari Jomblo dengan positif?
Kamu bisa berbelanja untuk diri sendiri, berkumpul dengan teman sesama lajang, bertukar hadiah kecil, atau melakukan refleksi diri. Intinya, gunakan hari ini untuk merayakan diri sendiri dan menghargai kebebasan yang kamu miliki.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.