Baru Sentuh 17,5 Juta Peserta, Menko Airlangga Sebut Dampak Prakerja Masih Kecil Dibanding Kebutuhan

AKURAT.CO Pemerintah menggenjot program prakerja yang memberikan pelatihan dengan skala besar. Pasalnya, program yang membidik peningkatan kualitas tenaga kerja untuk mengakselerasi visi Indonesia Emas 2045 ini baru sedikit pesertanya.
Menteri Koodinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan jumlah penerima manfaat prakerja hingga saat ini baru mencapai 17,5 juta orang, sehingga jumlah penerima prakerja saat ini masih relatif kecil dibandingkan kebutuhan kepelatihan semua tenaga kerja.
“Namun, prakerja terbukti sebagai initial effort berskala besar, menggunakan mekanisme pasar, dan inklusif. prakerja berkolaborasi dengan berbagai pihak, pemerintah dan swasta untuk mewujudkan hal ini,” kata Airlangga dikutip dari laman resmi, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga: Tips Pelatihan Kartu Prakerja Gelombang 62
Ditambahkan, data dari A.T. Kearney 2023 menaksir jumlah tenaga kerja Indonesia pada tahun 2045 akan mencapai 233 juta dan disebutkan bahwa 50% tenaga kerja Indonesia perlu dilatih.
Meski demikian, Airlangga mengklaim sebelum ada prakerja pelatihan yang diberikan dari seluruh kementerian atau lembaga hanya berjumlah 870 ribu orang per tahun. Artinya sudah ada kemajuan.
Selain itu Airlangga juga melaporkan upaya pemerintah untuk mendorong tenaga kerja berkualitas, antara lain mendirikan digital center di KEK Nongsa Batam serta Apple Academy, lalu ada program Kampus Merdeka yang salah satunya bekerja sama dengan IBM Academy yang menawarkan kelas pembelajaran Hybrid Cloud dan Artificial Intelligence (AI).
"Pemerintah juga sudah mengeluarkan super deduction tax, karena kami tidak bisa bergerak sendiri, perlu kerja sama dengan swasta juga,” ucap Menko Airlangga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










