BRIN Setorkan Naskah 4 Kajian Kebijakan Ekonomi ke Kemenko Perekonomian

AKURAT.CO Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyerahkan naskah 4 kajian kebijakan terkait perekonomian ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada hari ini, Senin, 18 Desember 2023.
4 kajian dimaksud yakni Percepatan Inklusi Keuangan Syariah dalam Kemandirian Ekonomi Pesantren; Ekosistem Pemenuhan Kebutuhan Talenta Digital di Indonesia; Transformasi Digital Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Implikasinya terhadap Peningkatan Penggunaan Teknologi dan Perekonomian Indonesia serta Optimalisasi Manfaat Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) terhadap Wilayah Sekitar.
Serah terima dilakukan secara langsung dilakukan oleh Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Mego Pinandito kepada Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso.
Baca Juga: BRIN Buka Program Belajar Berbasis Riset Untuk ASN Dan Non-ASN, Cek Persyaratannya
Sesmenko Susiwijono mengatakan sebelumnya melalui Forum Komunikasi Riset dan Inovasi (FKRI) 2022, disepakati 4 kajian kebijakan tersebut dan 1 survei data dasar akan dilaksakan oleh BRIN.
Menurutnya, yang terpenting dari naskah kajian kebijakan dari BRIN adalah bagaimana memanfaatkan hasil kajian ini bersama unit-unit kerja.
"Kami akan mengkoordinasikan dengan unit kerja terkait, sehingga rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan sebagai hasil kajian, dapat menjadi pertimbangan-pertimbangan bagi unit kerja kedeputian dalam merumuskan kebijakan terkait,” ucap Susiwijono dikutip Senin (18/12/2023).
BRIN sendiri sebagaimana tertuang dalam Perpres Nomor 78 Tahun 2021 merupakan integrasi semua unit Litbang dari Lapan, Batan, LIPI, Kemenristek, BPPT dan Litbang Kementerian (K/L) sehingga dukungan penelitian dan kajian di setiap K/L praktis beralih menjadi tugas, fungsi, dan wewenang BRIN.
Melalui FKRI, BRIN bersama Kementerian Koordinator melakukan sinergi dengan seluruh K/L dalam rangka pemetaan terhadap kebutuhan riset dan inovasi untuk mendukung agenda pembangunan. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberi dukungan penuh terhadap pelaksanaan FKRI yang sekaligus menjadi sarana yang dapat menunjang perumusan evidence-based policy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








