Konflik Berkepanjangan Dengan Hamas, Moody's Turunkan Peringkat Kredit Israel ke A2

AKURAT.CO Moody's Investors Service telah menurunkan peringkat kredit Israel satu peringkat dari A1 menjadi A2.
Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap perang yang berkepanjangan antara Israel dan Hamas, yang diperkirakan akan memberikan beban ekonomi bagi Israel dalam jangka panjang.
Dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh Reuters pada Jumat (9/2/2024), Moody's menyatakan bahwa meskipun intensitas pertempuran di Gaza mungkin mereda, belum ada kesepakatan yang menciptakan perdamaian permanen dan memulihkan keamanan bagi Israel.
Baca Juga: PM Israel: Hamas Harus Dihancurkan Demi Perdamaian
Moody's menilai meski intensitas pertempuran di Gaza mungkin berkurang atau terhenti, saat ini belum ada kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan secara permanen.
"Dan tidak ada kesepakatan mengenai rencana jangka panjang yang akan memulihkan sepenuhnya dan pada akhirnya memperkuat keamanan bagi Israel,” kata Moody's dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters, Jumat (9/2/2024).
Sebelumnya, pada pertengahan Oktober, Moody's telah memperingatkan tentang kemungkinan penurunan peringkat kredit Israel.
Meskipun peringkat A2 masih dianggap sebagai tingkat investasi yang layak, namun penurunan tersebut kemungkinan akan membuat biaya pinjaman Israel menjadi lebih mahal.
Penurunan peringkat juga didasarkan pada proyeksi defisit anggaran yang meningkat, sebagian besar karena pengeluaran militer yang melonjak.
Pengeluaran pertahanan Israel diperkirakan akan hampir dua kali lipat dari tahun 2022 pada akhir 2024, dan bahkan berpotensi meningkat lebih lanjut di masa depan.
Menurut definisi dari Bank Indonesia (BI), peringkat kredit adalah penilaian yang diberikan oleh lembaga pemeringkat untuk menilai kemampuan suatu perusahaan atau pemerintah dalam memenuhi kewajiban keuangannya tepat waktu atau kreditabilitasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









