Komisi X Sebut Alokasi APBN untuk Pendidikan Belum Memadai
Demi Ermansyah | 20 Mei 2024, 22:21 WIB

AKURAT.CO Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) menekankan pentingnya alokasi anggaran yang memadai untuk sektor pendidikan.
Di mana menurut Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa alokasi anggaran pendidikan yang masih belum memadai dan memprihatinkan.
"Kalau kita lihat, ternyata yang harus kita perhatikan dengan cermat adalah seberapa besar alokasinya untuk pendidikan," ujarnya di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta (20/5/2024).
Diketahui, dalam rapat paripurna itu, Menteri Keuangan menyampaikan pandangannya terkait pembahasan fiskal untuk tahun periode 2025.
"Rapat Paripurna hari ini adalah mendengarkan pandangan dari Menteri Keuangan dan mewakili pemerintah tentang pembicaraan fiskal untuk periode 2025. Jadi nanti habis ini akan ada pembicaraan awal tentang rencana RAPBN 2025," ungkapnya.
Berlawanan, menurut Anggota Komisi X, Muhammad Nur Purnamasidi, dari 20% alokasi anggaran pendidikan atau sekitar Rp625 triliun di 2024, yang memang diperuntukkan untuk murni pendidikan tidak lebih dari Rp300 triliun
"Karena itu berulang-ulang saya sampaikan di rapat-rapat Komisi X (dan) di rapat Banggar kita harus mengubah dan merekonstruksi ulang atas penempatan anggaran mandatory APBN di angka 20 persen itu," ujarnya.
"Karena itu berulang-ulang saya sampaikan di rapat-rapat Komisi X (dan) di rapat Banggar kita harus mengubah dan merekonstruksi ulang atas penempatan anggaran mandatory APBN di angka 20 persen itu," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










