TKN Prabowo-Gibran Ungkap Berbagai Tantangan Program MBG

AKURAT.CO Program ambisius Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan yang digaungkan oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih Gibran Raka Buming.
Namun sayangnya dalam implemetasi program tersebut nampaknya menimbulkan berbagai polemik dari berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Sehingga tidak heran apabila program unggulan tersebut mendapatkan berbagai tantangan yang akan dihadapi kedepan, seperti Pasokan Pangan.
Merespon hal tersebut, Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Anggawira menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki variasi dalam pasokan pangan, oleh karena itu masukan dan uji coba sangat diperlukan agar program tersebut dapat mencapai target yang diinginkan.
"Saya melihat bahwa di beberapa lokasi, kami sudah terlibat dalam uji coba. Namun, untuk daerah-daerah terpencil, tantangannya sangat besar karena keterbatasan suplai bahan baku. Ini mungkin memerlukan strategi khusus," ujarnya pada saat konferensi pers di Jakarta, Senin (29/7/2024).
Baca Juga: Sasar 82 Juta Orang, MBG Harus Terdeliver dengan Baik
Lebih lanjut dirinya juga menyebut bahwa Indonesia juga memiliki pusat kesehatan masyarakat yang tersebar di berbagai daerah terutama puskesmas, sebab puskesmas dapat mempercepat edukasi mengenai gizi.
Jangkauan edukasi, menurutnya harus diperluas, terutama dalam konteks gizi, karena jika pasokan tersedia tetapi edukasi kurang akan menjadi masalah yang sangat krusial.
"Oleh karena itu, kami masih mengkaji dan kami berharap akan ada berbagai masukan dari berbagai kalangan masyarakat, sebab program ini jauh lebih penting daripada jenis investasi lainnya, karena kebijakan terkait anak merupakan fondasi kuat untuk mencapai Indonesia Emas 2045," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







