The Fed Sebut Suku Bunga Tak Perlu Turun Jika Pertumbuhan Ekonomi dan Produktivitas Tetap Tinggi

AKURAT.CO Gubernur Federal Reserve Bank Minneapolis, Neel Kashkari, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan produktivitas yang lebih tinggi bisa membuat bank sentral AS menurunkan suku bunga lebih sedikit dari perkiraan sebelumnya.
Dalam pernyataan publik pertamanya pasca The Fed memangkas suku bunga awal pekan ini, Kashkari memberi sinyal bahwa kebijakan pemerintahan baru Donald Trump dan Kongres mungkin belum cukup jelas untuk memicu inflasi dan akhirnya membatasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut.
Kashkari mengatakan, The Fed perlu menunggu hingga kebijakan benar-benar terealisasi sebelum memasukkannya dalam analisis mereka. "Ini tidak bergantung pada rencana jangka pendek antara Kongres dan pemerintahan baru, ini tentang produktivitas dan pertumbuhan ekonomi," ujarnya dalam wawancara di Fox News, Senin (11/11/2024).
Baca Juga: Nasib The Fed di Bawah Trump, Independensi Atau Intervensi?
Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu para pembuat kebijakan menurunkan suku bunga acuan sebesar seperempat poin pada Kamis (7/11/2024) di kisaran 4,5% hingga 4,75%, yang merupakan penurunan kedua berturut-turut. Pemotongan ini pertama kali dilakukan pada bulan September, dan perkiraan terbaru menunjukkan adanya kemungkinan penurunan lagi di pertemuan November dan Desember.
Namun, trader kini cenderung mengurangi harapan akan pemotongan pada bulan depan dan memperkirakan pemangkasan yang lebih terbatas secara keseluruhan.
Peningkatan produktivitas AS, yang memungkinkan pekerja menghasilkan lebih banyak dengan upaya yang sama, menjadi faktor penting dalam menjaga inflasi terkendali dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Sebagai informasi, Ketua The Fed Jerome Powell juga menyatakan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri meskipun diminta oleh Trump, hal ini menjadi sinyal bahwa ia siap menjaga independensi bank sentral.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









