Strategi China Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global di 2025
Demi Ermansyah | 12 Januari 2025, 20:29 WIB

AKURAT.CO China kembali mengambil langkah strategis dengan memperkuat kebijakan fiskalnya di tahun 2025. Kebijakan ini tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik, tetapi juga untuk menghadapi tekanan global, termasuk potensi tarif tinggi dari Amerika Serikat.
"Kami memiliki ruang fiskal yang cukup dan alat yang memadai untuk menangani berbagai tantangan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri," ujar Wakil Menteri Keuangan, Liao Min, dalam konferensi pers yang dilansir Bloomberg, Minggu (12/1/2025).
Dengan kembalinya Donald Trump sebagai Presiden AS, China menghadapi risiko kenaikan tarif ekspor. Hal ini memaksa pemerintah untuk mengalihkan fokus ke permintaan domestik. Langkah tersebut mencakup subsidi langsung kepada masyarakat dan peningkatan belanja infrastruktur.
Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2025, China Fokus ke Belanja Infrastruktur dan Subsidi Sektor Konsumsi
"Ekspor mungkin tidak lagi menjadi pendorong utama. Kita harus memperkuat permintaan domestik sebagai motor ekonomi," tambah Liao.
Untuk mendukung langkah ini, China berencana menerbitkan obligasi khusus dalam jumlah besar. Hasilnya akan digunakan untuk mendanai proyek infrastruktur, subsidi konsumsi, dan memperkuat sektor keuangan, termasuk meningkatkan permodalan bank agar mampu memberikan pinjaman lebih besar.
Langkah ini dinilai penting untuk mengelola risiko utang pemerintah daerah serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Pemerintah China juga berencana menaikkan defisit fiskal di atas 3% dari PDB, sebuah langkah yang jarang dilakukan karena biasanya Beijing menjaga disiplin fiskal yang ketat. Namun, situasi global yang tidak menentu membuat langkah ini menjadi kebutuhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









