AKURAT.CO Donald Trump, dalam pidato perdananya sebagai Presiden AS ke-47, menggarisbawahi fokus pemerintahannya untuk mengatasi salah satu isu ekonomi paling mendesak yakni inflasi.
Dimana dengan tingkat inflasi yang mencapai rekor tertinggi, Trump berjanji akan segera mengambil langkah besar untuk meringankan beban rakyat Amerika.
"Saya memerintahkan anggota kabinet untuk memanfaatkan kekuatan luar biasa yang mereka miliki guna mengatasi inflasi dan dengan cepat menurunkan biaya serta harga," tegasnya melalui lansiran Reuters, Selasa (21/1/2024).
Dalam langkah awalnya, Gedung Putih mengeluarkan pernyataan resmi bahwa semua lembaga akan mengambil langkah darurat untuk menekan biaya hidup. Tentunya hal ini sejalan dengan rencana Trump untuk menandatangani hingga 100 perintah eksekutif di hari pertamanya menjabat.
"Saya memerintahkan anggota kabinet untuk memanfaatkan kekuatan luar biasa yang mereka miliki guna mengatasi inflasi dan dengan cepat menurunkan biaya serta harga," tegasnya melalui lansiran Reuters, Selasa (21/1/2024).
Dalam langkah awalnya, Gedung Putih mengeluarkan pernyataan resmi bahwa semua lembaga akan mengambil langkah darurat untuk menekan biaya hidup. Tentunya hal ini sejalan dengan rencana Trump untuk menandatangani hingga 100 perintah eksekutif di hari pertamanya menjabat.
Fokus utama dari perintah tersebut mencakup langkah-langkah pengendalian inflasi serta pemangkasan regulasi yang dianggap menghambat pertumbuhan, terutama di sektor minyak dan gas.
Trump juga menegaskan bahwa kebijakan ekonominya akan memberikan perhatian khusus pada kebutuhan pekerja dan keluarga Amerika. Dengan inflasi yang meroket dalam beberapa tahun terakhir, langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat.
Namun, para analis memperingatkan bahwa kebijakan yang terlalu agresif juga memiliki risiko. Penurunan harga yang terlalu cepat dapat memengaruhi stabilitas pasar, terutama jika langkah ini tidak diimbangi dengan perencanaan matang.
Trump juga menegaskan bahwa kebijakan ekonominya akan memberikan perhatian khusus pada kebutuhan pekerja dan keluarga Amerika. Dengan inflasi yang meroket dalam beberapa tahun terakhir, langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat.
Namun, para analis memperingatkan bahwa kebijakan yang terlalu agresif juga memiliki risiko. Penurunan harga yang terlalu cepat dapat memengaruhi stabilitas pasar, terutama jika langkah ini tidak diimbangi dengan perencanaan matang.
Meski begitu, kubu pendukung Trump optimis bahwa strategi "pembenahan besar-besaran" yang dijanjikan Trump akan membuahkan hasil positif.
Langkah ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintahannya untuk memperbaiki daya beli masyarakat. Dengan kebijakan yang terarah dan terukur, Trump berharap dapat mengembalikan stabilitas ekonomi yang menjadi pondasi penting bagi masa depan Amerika Serikat.
Langkah ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintahannya untuk memperbaiki daya beli masyarakat. Dengan kebijakan yang terarah dan terukur, Trump berharap dapat mengembalikan stabilitas ekonomi yang menjadi pondasi penting bagi masa depan Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










