Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Persulit Masyarakat AS
Demi Ermansyah | 3 Februari 2025, 12:51 WIB

AKURAT.CO Kebijakan tarif baru yang diterapkan Presiden AS Donald Trump menjadi ancaman serius bagi industri di Amerika.
Dimana sektor otomotif dan tekstil, yang sangat bergantung pada impor dari Kanada, Meksiko, dan China, harus menghadapi lonjakan biaya produksi yang cukup besar.
Mengutip Bloomberg, Senin (3/2/2025), tarif sebesar 25% untuk barang dari Kanada dan Meksiko serta 10% untuk produk dari China membuat banyak perusahaan harus mengambil langkah strategis agar tetap bisa bertahan di tengah persaingan pasar.
Industri otomotif AS sangat bergantung pada impor suku cadang dari Kanada dan Meksiko. Hampir 50% suku cadang kendaraan, termasuk 80% airbag dan sabuk pengaman, berasal dari kedua negara tersebut. Selain itu, 50% mobil rakitan yang diimpor AS juga berasal dari Kanada dan Meksiko.
Dengan tarif baru ini, perusahaan otomotif harus mencari cara untuk menutupi biaya tambahan. Opsi yang paling mungkin adalah menaikkan harga kendaraan, yang pada akhirnya akan membebani konsumen.
Menurut Analis Bloomberg Economics, Nicole Gorton-Caratelli mengatakan bahwa kebijakan tarif ini sebenarnya seperti halnya pajak tersembunyi yang dikenakan pada masyarakat Amerika sendiri.
Selain otomotif, sektor pakaian dan tekstil juga terkena dampak besar. China masih menjadi pemasok utama pakaian ke AS, dengan kontribusi sekitar 30% dari total impor pakaian.
Bloomberg Intelligence memperkirakan bahwa harga pakaian akan naik sekitar 2%, terutama untuk merek-merek yang sangat bergantung pada China, seperti Aritzia Inc dan Tommy Bahama.
Beberapa perusahaan sudah mulai mengurangi ketergantungan mereka pada produksi di China. Misalnya, Steven Madden Ltd berencana memindahkan 40% produksi mereka keluar dari China dalam satu tahun ke depan untuk menghindari dampak tarif yang lebih besar.
Oleh karena itu, tidak sedikit perusahaan di AS kini dihadapkan pada pilihan sulit, antara menaikkan harga produk mereka, mencari sumber produksi alternatif, atau menanggung sendiri biaya tambahan akibat tarif ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









