BI Turunkan Suku Bunga, Optimistis Pertumbuhan Domestik Terjaga

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%.
Kebijakan ini diambil di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian keuangan internasional.
Deputi Gubernur BI, Aida S. Budiman, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi global pada 2025 hanya diperkirakan sekitar 3%, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya.
Baca Juga: BI: Kredit Menganggur Capai Rp2.372 Triliun, Dunia Usaha Masih Menahan Diri
Dimana, lanjut Aida, perlambatan terjadi di sejumlah negara mitra dagang utama Indonesia seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Uni Eropa, dan Jepang. Hanya India yang menunjukkan tren pertumbuhan lebih kuat.
“Perlambatan ini mengonfirmasi asesmen bulan lalu. Tantangannya besar, tetapi BI tetap berkomitmen menjaga pertumbuhan ekonomi domestik,” kata Aida.
BI tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 berada dalam kisaran 4,6–5,4%. Target tersebut diharapkan dapat mencapai, bahkan melampaui, titik tengah kisaran.
Keputusan BI untuk memangkas suku bunga juga merupakan bagian dari strategi memperkuat sinergi dengan kebijakan fiskal.
Baca Juga: BI Rate Turun Jadi 4,75 Persen, Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
"Tentunya dengan kombinasi kebijakan moneter dan fiskal, kami menilai ketahanan ekonomi nasional dapat tetap terjaga, meskipun tekanan global masih tinggi," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









