Menko Airlangga: Danantara dan Hilirisasi Perkuat Fondasi Ekonomi Indonesia

AKURAT.CO Pemerintah memperkuat strategi transformasi ekonomi melalui pembentukan sovereign wealth fund Danantara dan percepatan hilirisasi. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya tahan ekonomi nasional di tengah gejolak global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, Danantara merupakan bagian dari upaya modernisasi pengelolaan BUMN agar lebih efisien dan kompetitif. Dana kelolaan Danantara ditargetkan bisa menembus lebih dari 1 triliun dolar AS.
“Danantara menjadi bentuk transformasi pengelolaan BUMN yang sebelumnya ditangani melalui kementerian. Kehadirannya akan membawa perubahan besar,” ujar Airlangga dalam acara Wealth Wisdom 2025 di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Baca Juga: IEU CEPA Baru Berlaku 1 Januari 2027, Menko Airlangga Beberkan Alasannya
Selain itu, pemerintah juga menempatkan hilirisasi industri sebagai prioritas utama. Strategi ini diyakini mampu menarik investasi baru dan menciptakan nilai tambah lebih besar dari sumber daya alam dalam negeri.
BKPM mencatat hilirisasi berpotensi menyerap investasi hingga USD618 miliar dalam beberapa tahun ke depan.
Airlangga menegaskan, penguatan fondasi ekonomi ini akan menjadi kunci dalam mencapai target pertumbuhan yang lebih tinggi.
Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis menuju pertumbuhan 8%, seperti investasi infrastruktur, penguatan sektor riil, dan digitalisasi UMKM.
Baca Juga: Menko Airlangga Buka Suara Soal Isu PHK Massal di Gudang Garam
“Dengan inovasi dan ketahanan yang kuat, Indonesia mampu memimpin di tengah ketidakpastian global. Fondasi ekonomi yang kokoh menjadi modal utama untuk melangkah ke depan,” ucapnya.
Capaian positif juga tercermin dari stabilnya inflasi di kisaran 2,5 ± 1 persen, rasio utang yang terkendali, dan pertumbuhan ekonomi 5,12% pada kuartal II 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun sempat menyentuh rekor tertinggi di level 8.100.
Langkah-langkah tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap kuat, berdaya saing, dan adaptif terhadap dinamika global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





