Apresiasi Setahun Prabowo-Gibran, Misbakhun: Mulai Menunjukkan Hasil, Terutama Konsumsi Masyarakat dan Usaha Kecil
Hefriday | 20 Oktober 2025, 20:44 WIB

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menilai kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam satu tahun terakhir telah berada di jalur yang tepat.
Dirinya menilai arah kebijakan tersebut menunjukkan konsistensi dalam menjaga daya beli masyarakat, memperkuat sektor riil, dan menstabilkan kondisi fiskal di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Langkah nyata pemerintah mulai menunjukkan hasil, terutama pada meningkatnya konsumsi masyarakat dan tumbuhnya kembali usaha kecil, meski perlu terus diperkuat di lapangan,” ujar Misbakhun di Jakarta, Senin (20/10/2025).
Misbakhun menyoroti bahwa berbagai kebijakan prioritas yang dijalankan pemerintah telah memberikan efek berantai (multiplier effect) terhadap perekonomian nasional. Dirinya menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG), hilirisasi industri, dan pembangunan rumah subsidi sebagai motor baru penggerak ekonomi rakyat.
Menurutnya, program MBG tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat rantai pasok pertanian dan meningkatkan daya beli masyarakat di akar rumput. Sementara itu, kebijakan hilirisasi dinilai mampu meningkatkan nilai tambah produk nasional dan mendorong pertumbuhan sektor manufaktur.
“Pembangunan rumah rakyat juga menyerap ratusan ribu tenaga kerja dan menggerakkan sektor konstruksi serta bahan bangunan. Ini efek ganda yang besar bagi ekonomi daerah,” kata politisi Partai Golkar itu.
Selain itu, Misbakhun menilai berbagai stimulus ekonomi yang digulirkan pemerintah, mulai dari bantuan sosial, pembiayaan UMKM, insentif industri, hingga program magang nasional, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Jika seluruh program dijalankan secara konsisten dan tepat sasaran, pertumbuhan ekonomi bisa dijaga di kisaran 5 persen atau bahkan lebih tinggi,” ujarnya.
Namun, Misbakhun mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan ekonomi tidak hanya diukur dari besarnya alokasi anggaran, tetapi juga dari kecepatan dan ketepatan pelaksanaan di lapangan.
Menurutnya, stimulus perlu diarahkan ke sektor-sektor produktif seperti hilirisasi industri, pertanian bernilai tambah, dan ekspor berbasis inovasi agar manfaatnya lebih berkelanjutan.
“Kita harus memastikan stimulus tidak hanya mendorong konsumsi jangka pendek, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi nasional agar Indonesia benar-benar naik kelas,” tegasnya.
Dari sisi lain, Misbakhun menilai pentingnya menjaga disiplin fiskal dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dirinya menekankan bahwa keberlanjutan fiskal harus dijaga, sementara koordinasi lintas level pemerintahan perlu diperkuat agar program pemerintah terserap secara optimal dan tepat sasaran.
“Soliditas antarlevel pemerintahan menjadi kunci. Kalau sinergi pusat dan daerah berjalan baik, manfaat stimulus akan dirasakan hingga ke pelosok negeri,” tandasnya.
Misbakhun menegaskan bahwa Komisi XI DPR RI akan terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kebijakan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dirinya berharap kebijakan yang sudah berjalan baik dapat terus disempurnakan untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh tantangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









