Akurat
Pemprov Sumsel

Bagaimana Sejarah Politik Ekonomi Indonesia pada Masa Krisis 1998

Redaksi Akurat | 30 Maret 2026, 22:29 WIB
Bagaimana Sejarah Politik Ekonomi Indonesia pada Masa Krisis 1998
Sejarah Politik Ekonomi Indonesia pada Masa Krisis 1998

AKURAT.CO Krisis 1998 merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah politik dan ekonomi Indonesia.

Krisis ini tidak hanya menyebabkan kehancuran ekonomi nasional, tetapi juga berujung pada runtuhnya kekuasaan Presiden Soeharto setelah lebih dari tiga dekade berkuasa.

Kali ini kita akan membahas sejarah politik ekonomi Indonesia pada masa krisis 1998 secara ringkas, kronologis, dan mudah dipahami.

Baca Juga: Rupiah Terus Terperosok Mendekati Rp17.000, Bakal Tembus Level Krismon 1998?

Latar Belakang Krisis Ekonomi Asia

Krisis 1998 di Indonesia tidak terjadi secara tiba-tiba. Peristiwa ini berawal dari krisis finansial Asia yang dimulai di Thailand pada pertengahan 1997.

Nilai tukar mata uang di kawasan Asia Tenggara melemah drastis, termasuk rupiah yang anjlok tajam terhadap dolar Amerika Serikat.

Rupiah yang sebelumnya berada di kisaran Rp2.500 per dolar AS jatuh hingga menembus Rp15.000. Kondisi ini menyebabkan beban utang luar negeri meningkat dan banyak perusahaan tidak mampu bertahan.

Kondisi Ekonomi Indonesia Menjelang Krisis

Sebelum krisis, Indonesia dikenal memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Namun, di balik pertumbuhan tersebut terdapat masalah struktural serius, seperti:

  • Sistem perbankan yang lemah

  • Ketergantungan pada utang luar negeri

  • Praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)

  • Minimnya transparansi ekonomi

Dampak Krisis terhadap Kehidupan Sosial

Krisis ekonomi berdampak langsung pada masyarakat. Harga kebutuhan pokok melonjak, pengangguran meningkat, dan angka kemiskinan naik tajam. Banyak perusahaan tutup dan terjadi pemutusan hubungan kerja secara massal.

Krisis Politik dan Runtuhnya Orde Baru

Krisis ekonomi berkembang menjadi krisis politik. Kepercayaan publik terhadap pemerintah menurun drastis.

Demonstrasi besar-besaran menuntut reformasi politik dan pengunduran diri Presiden Soeharto.

Puncaknya terjadi pada Mei 1998, ketika kerusuhan sosial melanda Jakarta dan beberapa kota besar.

Pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto resmi mengundurkan diri, menandai berakhirnya era Orde Baru.

Baca Juga: Komisi X DPR Segera Panggil Fadli Zon Buntut Kontroversi Peristiwa Mei 1998

Peran IMF dalam Pemulihan Ekonomi

Untuk mengatasi krisis, pemerintah Indonesia bekerja sama dengan International Monetary Fund (IMF). Program IMF mencakup:

  • Restrukturisasi sektor perbankan

  • Penutupan bank bermasalah

  • Pengurangan subsidi

  • Reformasi kebijakan ekonomi

Lahirnya Era Reformasi

Krisis 1998 menjadi titik awal era Reformasi di Indonesia. Perubahan besar terjadi dalam sistem politik dan ekonomi, antara lain:

  1. Demokratisasi dan pemilu yang lebih terbuka

  2. Kebebasan pers

  3. Otonomi daerah

  4. Upaya pemberantasan KKN

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R