Trump dan Xi Bahas Pemangkasan Tarif Perdagangan Baru

AKURAT.CO Amerika Serikat dan China membuka peluang pemangkasan tarif perdagangan baru di tengah upaya kedua negara meredakan ketegangan ekonomi yang berlangsung sejak tahun lalu.
Pembahasan tersebut mengemuka dalam pertemuan Presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping di Beijing, yang menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China dalam hampir satu dekade.
Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer mengatakan pemerintah AS mendorong pembentukan Dewan Perdagangan bilateral guna mengelola hubungan ekonomi kedua negara.
Baca Juga: Sinyal Perang Dagang Mulai Mereda, China Siap Beli Produk Pertanian AS?
Dewan tersebut dirancang untuk mengurangi hambatan perdagangan pada sektor non-kritis dan memperluas akses pasar bagi perusahaan dari kedua negara.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent menyebut salah satu opsi yang dibahas adalah pengurangan tarif perdagangan sekitar USD30 miliar pada sektor tertentu.
“Fokusnya pada sektor non-kritis dan sektor yang tidak sedang diupayakan untuk dipindahkan kembali ke dalam negeri,” ujar Bessent mengutip laman CNBC.
Pertemuan Trump dan Xi berlangsung setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata perdagangan pada Oktober 2025. Kesepakatan itu menurunkan sebagian tarif dan melonggarkan pembatasan ekspor, termasuk terkait logam tanah jarang.
Namun, sejumlah isu strategis masih membayangi hubungan kedua negara, mulai dari Taiwan, perang di Iran, hingga kontrol ekspor semikonduktor.
Baca Juga: Donald Trump Soroti Besarnya Pasar Pembayaran China untuk Visa
Greer mengatakan isu Taiwan diperkirakan tidak akan mengganggu agenda perdagangan kedua negara.
Dirinya juga menyebut kontrol ekspor chip bukan fokus utama dalam pembicaraan bilateral tersebut.
Meski ekspektasi pasar terhadap terobosan besar masih terbatas, pertemuan ini dinilai menjadi momentum penting untuk menjaga stabilitas perdagangan global di tengah tekanan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







