Viral Insiden Anggota TNI AL dengan Sopir Pikap di Cileungsi, Begini Kronologi Sebenarnya

AKURAT.CO Rekaman video yang memperlihatkan anggota TNI AL terlibat insiden kekerasan dengan sopir pikap katering di flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor, viral di media sosial baru-baru ini.
Berdasarkan video viral yang beredar luas, anggota TNI AL itu mengendarai Toyota Rush bernopol F 1583 IK terlibat cekcok dengan sopir mobil katering.
Terkini, anggota TNI AL bernama Kopka Koirul itu menyampaikan klarifikasi atas insiden yang terjadi.
"Kami sadar akan pentingnya memberikan informasi yang lengkap dan jujur kepada masyarakat. Terkait hal itu, perlu kami klarifikasi dan menyampaikan kronologis yang sebenarnya," jelasnya dalam keterangan yang diterima Rabu (1/5/2024).
Dijelas Kopka Koirul, pada pukul 14.15 WIB dirinya pulang dari kantor dan pada pukul 15.15 WIB ketika hendak naik flyover Cileungsi, laju mobilnya dipotong secara agresif oleh sebuah mobil pikap warna hitam.
Baca Juga: Anak Isa Bajaj Alami Kekerasan Saat di Alun-alun Magetan: Buat Pipis Kesakitan
Kemudian, ada serangkaian kejadian di mana mobil pikap tersebut terus menerus melakukan manuver yang mengancam keselamatan anggota TNI AL dan dua kendaraan lain, termasuk menyebabkan mobil milik anggota TNI AL tergesek dan spionnya sengaja dirusak oleh sopir pikap berinisial MAF.
Anggota TNI AL kemudian turun dari mobil untuk mencoba mengklarifikasi situasi dengan sopir mobil pikap tersebut, namun situasi semakin memanas dan akhirnya terjadi perkelahian yang menyebabkan sedikit luka pada pengemudi pikap.
"Kami ingin menegaskan bahwa kami bertindak dalam upaya menjaga martabat diri dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Kami juga berharap agar pihak terkait dapat menangani insiden ini dengan bijaksana dan menghindari penyebaran informasi yang tidak benar," pinta Kopka Koirul.
Dia juga menekankan bahwa setiap insiden memiliki dua sisi cerita. Kopka Koirul pun telah melaporankan peristiwa itu ke satuan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap.
Selain itu, dia mengimbau masyarakat untuk tidak menarik kesimpulan secara sepihak dan memberikan kesempatan kepada pihak-pihak terkait untuk klarifikasi dan penjelasan yang diperlukan.
"Kami juga menegaskan komitmen kami untuk mendukung proses penyelesaian insiden ini sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Kopka Koirul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







