Akurat
Pemprov Sumsel

Road to Masjid Agung, Ramadan Under The Dome Jadi Akar Pembangunan Fasilitas Ibadah di PIK 2

Mukodah | 22 Maret 2025, 20:59 WIB
Road to Masjid Agung, Ramadan Under The Dome Jadi Akar Pembangunan Fasilitas Ibadah di PIK 2

AKURAT.CO PIK 2 Ramadan Under The Dome disebut bukan hanya sekadar festival bulan suci, tetapi juga menjadi langkah awal menuju pengembangan fasilitas keagamaan yang lebih besar di Kawasan PIK 2.

Managing Director Spike Air Dome, Ryan Adrian, menyebut, terdapat banyak hal unik dari penyelenggaraan Ramadan Under The Dome.

Salah satunya adalah konsep acara yang terpusat di satu lokasi. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang terkesan terpisah.

Selain itu, PIK 2 Ramadan Under The Dome juga menjadi festival Ramadan terbesar yang pernah digelar di kawasan tersebut.

"Jadi, harapannya ini menjadi yang pertama. Sekaligus awal dari sesuatu yang lebih besar," kata Ryan, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/3/2025).

Baca Juga: PIK 2 Ramadan Under The Dome: Bukti Inklusivitas untuk Semua Keberagaman

Selain berbuka puasa, acara ini juga menghadirkan tausiyah dan siraman rohani, yang merupakan bagian dari perjalanan membangun pusat ibadah di Kawasan PIK 2.

Sebagai pengingat, pengembang PIK 2, Agung Sedayu Group (ASG), memang tengah berencana membangun masjid megah dengan kapasitas tampung hingga 5.000 jemaah.

Rencana itu mencuat seiring berjalannya pembangunan Masjid Al-Ikhlas PIK di Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), Tangerang.

"Selama ini, PIK 2 ini kami belum ada fasilitas masjid yang besar. Jadi, ini adalah salah satu road to masjid agung)," kata Ryan.

"Karena kami sedang membangun fasilitas-fasilitas ibadah yang besar. Masjid-masjid, ada juga masjid agung. Jadi, ini adalah road to masjid-masjid yang sedang kami bangun," lanjutnya menjelaskan.

Baca Juga: Buka Puasa di Bawah Dome? PIK II Hadirkan Pengalaman Unik Ramadan

Pembangunan Masjid Agung Asadiyah PIK merupakan proyek besar yang telah dirancang oleh pihak pengembang.

Masjid ini dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga pusat pendidikan dan pengembangan keterampilan bagi masyarakat muslim.

Rencana pembangunan dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama ASG, Nono Sampono, yang menyebutkan jika semua berjalan lancar, masjid ini akan selesai pada akhir 2026.

"Kami juga laporkan kepada Bapak Menteri Agama dan hadirin sekalian bahwa bila semuanya lancar dan tidak ada halangan, kami berencana akan membangun lagi sebuah masjid yang lebih besar, yang berkapasitas sekitar lima ribu jemaah," jelas Nono.

Baca Juga: Hari Pertama Ramadan Under the Dome di PIK II Disambut Antusiasme Tinggi, Tiket Ludes Terjual

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK