Akurat
Pemprov Sumsel

Bau Menyengat! Pemkot Jakarta Utara Akan Inspeksi Pabrik Minyak di Cilincing

Yusuf | 25 Mei 2025, 13:36 WIB
Bau Menyengat! Pemkot Jakarta Utara Akan Inspeksi Pabrik Minyak di Cilincing

AKURAT.CO Pemerintah Kota Jakarta Utara bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait bau menyengat yang diduga berasal dari sebuah pabrik minyak di Jalan Sungai Bambu, Cilincing.

Aroma tak sedap tersebut telah lama menjadi gangguan bagi warga sekitar, menghambat kenyamanan dan aktivitas harian mereka.

Baca Juga: Presiden Minta Koperasi Bangun Pabrik Minyak Makan Merah

Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Juaini Yusuf, segera menindaklanjuti laporan warga. Dia menyatakan bahwa Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara akan melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi.

"Nanti kita perintahkan dari Sudin LH untuk mengecek dan mendatangi pabrik minyak tersebut," ujar Juaini dalam keterangannya kepada media pada Minggu, 25 Mei 2025.

Fokus Pemeriksaan: Limbah dan Sistem Pengelolaannya

Inspeksi yang akan dilakukan tidak hanya bertujuan untuk menelusuri sumber bau, tetapi juga untuk memastikan apakah sistem pengelolaan limbah di pabrik tersebut berfungsi sebagaimana mestinya. Pemkot ingin memastikan bahwa pihak industri menjalankan proses produksi secara ramah lingkungan dan tidak menimbulkan dampak buruk bagi warga.

Jika nantinya ditemukan alat pengelola limbah yang rusak atau tidak optimal, pemkot akan mendesak pihak pabrik untuk segera memperbaikinya. “Kalau memang tidak berfungsi, ya harus segera diperbaiki,” tegas Juaini.

Langkah tegas ini diambil agar gangguan bau menyengat tidak lagi menjadi momok bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri tersebut.

Baca Juga: Tol Cibitung-Cilincing Tingkatkan Kualitas Lingkungan Lewat Program Beautifikasi dan Penghijauan

Warga Keluhkan Bau Menahun hingga Ganggu Pernapasan

Keluhan terhadap bau menyengat ini bukan hal baru bagi warga Cilincing. Menurut kesaksian salah satu warga yang enggan disebutkan namanya secara lengkap dan hanya ingin dikenal sebagai M, aroma tak sedap dari pabrik sudah dirasakan sejak awal tahun 2000-an.

“Kalau dibilang sudah puluhan tahun, ya mungkin. Pokoknya sejak tahun 2000-an itu sudah mulai bau. Katanya sih dari pabrik minyak itu,” ungkapnya.

Tak hanya aroma menyengat, warga juga menyebut sering melihat percikan air keluar dari area pabrik, menambah kekhawatiran terkait potensi pencemaran lingkungan.

Beberapa warga bahkan mengeluhkan gangguan pernapasan seperti sesak napas akibat paparan bau yang terus-menerus.

Komitmen Pemerintah terhadap Lingkungan dan Kesehatan Warga

Inspeksi yang akan dilakukan oleh Pemkot Jakarta Utara merupakan bagian dari komitmen menjaga kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Dengan adanya peninjauan ini, Pemkot berharap pihak industri bisa lebih bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan dan segera melakukan perbaikan bila ditemukan pelanggaran.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R