Bau Menyengat! Pemkot Jakarta Utara Akan Inspeksi Pabrik Minyak di Cilincing

AKURAT.CO Pemerintah Kota Jakarta Utara bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait bau menyengat yang diduga berasal dari sebuah pabrik minyak di Jalan Sungai Bambu, Cilincing.
Aroma tak sedap tersebut telah lama menjadi gangguan bagi warga sekitar, menghambat kenyamanan dan aktivitas harian mereka.
Baca Juga: Presiden Minta Koperasi Bangun Pabrik Minyak Makan Merah
Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Juaini Yusuf, segera menindaklanjuti laporan warga. Dia menyatakan bahwa Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara akan melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi.
"Nanti kita perintahkan dari Sudin LH untuk mengecek dan mendatangi pabrik minyak tersebut," ujar Juaini dalam keterangannya kepada media pada Minggu, 25 Mei 2025.
Fokus Pemeriksaan: Limbah dan Sistem Pengelolaannya
Inspeksi yang akan dilakukan tidak hanya bertujuan untuk menelusuri sumber bau, tetapi juga untuk memastikan apakah sistem pengelolaan limbah di pabrik tersebut berfungsi sebagaimana mestinya. Pemkot ingin memastikan bahwa pihak industri menjalankan proses produksi secara ramah lingkungan dan tidak menimbulkan dampak buruk bagi warga.
Jika nantinya ditemukan alat pengelola limbah yang rusak atau tidak optimal, pemkot akan mendesak pihak pabrik untuk segera memperbaikinya. “Kalau memang tidak berfungsi, ya harus segera diperbaiki,” tegas Juaini.
Langkah tegas ini diambil agar gangguan bau menyengat tidak lagi menjadi momok bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri tersebut.
Baca Juga: Tol Cibitung-Cilincing Tingkatkan Kualitas Lingkungan Lewat Program Beautifikasi dan Penghijauan
Warga Keluhkan Bau Menahun hingga Ganggu Pernapasan
Keluhan terhadap bau menyengat ini bukan hal baru bagi warga Cilincing. Menurut kesaksian salah satu warga yang enggan disebutkan namanya secara lengkap dan hanya ingin dikenal sebagai M, aroma tak sedap dari pabrik sudah dirasakan sejak awal tahun 2000-an.
“Kalau dibilang sudah puluhan tahun, ya mungkin. Pokoknya sejak tahun 2000-an itu sudah mulai bau. Katanya sih dari pabrik minyak itu,” ungkapnya.
Tak hanya aroma menyengat, warga juga menyebut sering melihat percikan air keluar dari area pabrik, menambah kekhawatiran terkait potensi pencemaran lingkungan.
Beberapa warga bahkan mengeluhkan gangguan pernapasan seperti sesak napas akibat paparan bau yang terus-menerus.
Komitmen Pemerintah terhadap Lingkungan dan Kesehatan Warga
Inspeksi yang akan dilakukan oleh Pemkot Jakarta Utara merupakan bagian dari komitmen menjaga kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.
Dengan adanya peninjauan ini, Pemkot berharap pihak industri bisa lebih bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan dan segera melakukan perbaikan bila ditemukan pelanggaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







