DPRD Kritik Layanan Transjakarta yang Dinilai Tak Ramah dan Berbahaya: Perempuan Takut Naik Bus, Anak-anak Terancam

AKURAT.CO Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Nur Afni Sajim, melontarkan kritik pedas terhadap layanan Transjakarta yang dinilainya belum aman dan ramah bagi perempuan serta anak-anak.
Dalam rapat pembahasan perubahan KUA-PPAS APBD 2025, politisi Demokrat itu menyorot langsung berbagai insiden kekerasan dan pelecehan yang masih terjadi di dalam bus milik publik Ibu Kota.
“Masih terjadi pelecehan terhadap perempuan! Anak-anak pun jadi korban penyimpangan di dalam bus,” tegas Afni, Selasa (8/7/2025).
Tak hanya soal keamanan, ia juga menyentil pendekatan subsidi transportasi yang dinilainya lebih mengejar angka penumpang ketimbang kualitas layanan.
Menurutnya, kebijakan subsidi yang tidak disertai perbaikan sistem hanya akan memperpanjang risiko terhadap pengguna kelompok rentan.
“Kalau mau tambah subsidi, pastikan dulu sistemnya aman dan ramah. Jangan cuma kejar kuantitas, tapi kualitasnya buruk. Perempuan takut naik bus, anak-anak terancam, masa begitu terus?” kata Afni tajam.
Baca Juga: Baznas Salurkan Bantuan untuk 51.108 Anak Yatim, Target Santuni 6.666 Anak pada 2026
Ia juga menyoroti aspek kesehatan yang kerap diabaikan, seperti minimnya ketersediaan toilet di halte dan armada, yang berdampak nyata bagi penumpang perempuan.
“Perempuan yang harus menahan buang air karena nggak ada toilet bisa kena infeksi saluran kemih. Ini nyata, bukan rekaan,” ujarnya menekankan.
Afni kemudian menyorot rencana pengadaan bus listrik dan ekspansi armada Transjakarta yang digadang-gadang sebagai bagian dari transformasi Ibu Kota.
Menurutnya, fokus terhadap teknologi harus diimbangi dengan keberpihakan terhadap kelompok rentan.
“Kalau Jakarta mau disebut kota modern dan beradab, ukurannya bukan sekadar armada canggih, tapi seberapa aman dan layaknya fasilitas publik untuk warganya,” tandasnya.
Pernyataan Nur Afni menjadi peringatan keras bagi Dinas Perhubungan DKI dan manajemen Transjakarta agar tidak melupakan keamanan dan kenyamanan dalam ambisi pembangunan transportasi masa depan.
Baca Juga: Link Nonton Film Gowok: Kamasutra Jawa Terbaru 2025, Bukan di LK21! Ini Tempat Resmi yang Legal
Sebab, bagi jutaan warga yang menggantungkan hidupnya pada moda publik, keselamatan bukan sekadar wacana, melainkan keharusan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









