Akurat
Pemprov Sumsel

DLH Angkut 137 Ton Sampah, Sterilisasi Muara Baru Ditargetkan Rampung dalam 5 Hari

Citra Puspitaningrum | 19 Januari 2026, 17:33 WIB
DLH Angkut 137 Ton Sampah, Sterilisasi Muara Baru Ditargetkan Rampung dalam 5 Hari

AKURAT.CO Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta mengangkut 137 ton sampah dari kawasan pesisir Tanggul Laut Muara Baru, Jakarta Utara. Penanganan dilakukan secara intensif sejak Jumat (16/1/2026) oleh Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu.

Kepala DLH Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan pengangkutan sampah dilakukan bertahap dengan peningkatan intensitas setiap hari. Pada hari pertama, petugas mengangkut 35 ton sampah lalu bertambah 25 ton pada hari kedua. 

"Puncaknya terjadi pada hari ketiga dengan total 77 ton sampah berhasil diangkut," kata Asep, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: Cara Menghapus File Sampah di HP Tanpa Aplikasi, Dijamin Aman dan Efektif

Untuk mempercepat penanganan, DLH mengerahkan 100 petugas kebersihan serta mengoperasikan 12 unit ponton, tujuh truk sampah tipe kecil, enam truk tipe besar, dua unit excavator, dan dua perahu karet. 

Petugas juga menggunakan alat bantu seperti alat pelindung diri (APD), serokan, cangkrang, serta kontainer sampah. "DLH menerapkan metode pemasangan sekatan dari material High-Density Polyethylene (HDPE) dan bambu," ujarnya.

Sekatan tersebut berfungsi menahan pergerakan sampah agar tidak menyebar ke perairan yang lebih luas, sekaligus memudahkan proses pengumpulan dan pemuatan ke armada angkut.

Baca Juga: Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Mengkhawatirkan, Larangan Kantong Plastik Dipertanyakan

DLH akan memperkuat sekatan secara lebih permanen di seluruh zona serta menyiapkan armada cadangan, terutama saat hujan. Dia menargetkan sterilisasi kawasan Muara Baru rampung dalam lima hari, dengan total sampah terangkut diperkirakan melampaui 200 ton sejak hari pertama penanganan.

DLH juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke badan air dan kawasan pesisir. Asep menekankan, sampah yang masuk ke laut dan saluran air tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga memperberat penanganan dan berpotensi menimbulkan dampak lanjutan.

"Menjaga kebersihan perairan adalah tanggung jawab bersama. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberlanjutan lingkungan pesisir Jakarta," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.