Akurat
Pemprov Sumsel

Polri Siapkan 10 Tol Fungsional Urai Kemacetan Saat Mudik Lebaran 2026

Putri Dinda Permata Sari | 5 Maret 2026, 17:14 WIB
Polri Siapkan 10 Tol Fungsional Urai Kemacetan Saat Mudik Lebaran 2026
Ilustrasi mudik.

AKURAT.CO Polri menyiapkan pemanfaatan 10 ruas tol fungsional untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Pulau Jawa.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri, Brigjen Pol Faizal, mengatakan keberadaan tol fungsional diharapkan dapat mengurangi beban kendaraan di jalur utama yang selama ini menjadi titik kemacetan saat mudik.

"Tol-tol fungsional ini akan sangat membantu mengalirkan kendaraan dan mengurangi beban di jalur utama," kata Faizal dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema 'Sinergi Pemerintah dan Stakeholder Buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman' yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bersama Pemberitaan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: Operasi Ketupat 2026 Siap Menjamin Perjalanan Mudik Lebaran Aman dan Lancar

Menurutnya, dua ruas tol yang dinilai paling signifikan membantu distribusi arus kendaraan adalah Tol Jabar Selatan ruas Cipeuyeum–Cisokan yang telah siap digunakan sepenuhnya, serta tol fungsional menuju Sukabumi yang diharapkan dapat menghindari titik kemacetan di Pasar Cibadak.

Selain itu, Polri juga memperkuat pengawasan di sejumlah titik rawan kemacetan, termasuk rest area di jalur tol utama. Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, kepolisian menyiapkan sistem pemantauan digital yang dapat memantau kendaraan masuk dan keluar secara real-time.

"Kami sudah menyiapkan sistem digital yang memantau jumlah kendaraan masuk dan keluar secara real-time. Informasi ketersediaan parkir akan disebarluaskan melalui radio, media sosial, dan petugas di lapangan," ujarnya.

Baca Juga: Lewat Lagu, Kakorlantas Kampanye Keselamatan Mudik Aman Keluarga Bahagia

Tak hanya itu, Polri juga akan menempatkan pos pemeriksaan di sejumlah titik strategis guna memastikan keselamatan perjalanan. Termasuk memeriksa kendaraan rental dan angkutan ilegal, yang beroperasi tanpa waktu istirahat memadai bagi pengemudi.

"Kami bekerja sama dengan pihak perhubungan dan kesehatan. Jika pengemudi ditemukan kelelahan, kami akan memaksa mereka untuk istirahat demi keselamatan," katanya.

Faizal menegaskan, Polri berkomitmen memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan terbebas dari potensi gangguan keamanan selama periode Lebaran 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.