Akurat
Pemprov Sumsel

Misa Paskah di Katedral Jakarta Dipadati Ribuan Umat, Seruan Jadi “Manusia Paskah” Menggema

Okto Rizki Alpino | 5 April 2026, 22:10 WIB
Misa Paskah di Katedral Jakarta Dipadati Ribuan Umat, Seruan Jadi “Manusia Paskah” Menggema
Perayaan Minggu Paskah di Gereja Katedral Jakarta berlangsung khidmat dengan diikuti ribuan umat pada puncak Pekan Suci, Minggu (5/4/2026). (Instagram @katedraljakarta)

AKURAT.CO Perayaan Minggu Paskah di Gereja Katedral Jakarta berlangsung khidmat dengan diikuti ribuan umat pada puncak Pekan Suci, Minggu (5/4/2026). Umat diajak tidak sekadar merayakan, tetapi menghidupi nilai Paskah dalam keseharian.

Misa penutup digelar pukul 17.00 WIB dan dipimpin Makarius Maharsono. Prosesi diawali dengan perarakan, dilanjutkan pemberkatan air baptis serta percikan air suci kepada jemaat.

Sekitar 1.750 umat memadati katedral dan mengikuti ibadah dengan penuh khidmat, diiringi kidung pujian.

Sepanjang hari, Katedral Jakarta telah menggelar tiga misa. Sebelumnya, Misa Pontifikal yang dipimpin Ignatius Suharyo dihadiri sekitar 3.000 umat.

Sementara Misa Keluarga yang dipimpin Yohanes Deodatus diwarnai kehadiran anak-anak dari Bina Iman.

Juru Bicara Katedral Jakarta, Susyana Suwadie, menyampaikan pesan utama Paskah tahun ini, yakni ajakan menjadi “Manusia Paskah”.

Baca Juga: Jusuf Kalla Bantah Tudingan Danai Isu Ijazah Jokowi, Siap Tempuh Jalur Hukum

“Tidak hanya dirayakan hari ini, tetapi diwujudkan setiap hari—beralih dari kegelapan menuju terang, dan menjadi terang bagi sesama,” ujarnya.

Selain itu, tema Pekan Suci tahun ini menyoroti kepedulian terhadap lingkungan melalui “pertobatan ekologis”.

Gereja mengingatkan kondisi bumi yang kian terancam dan mendorong umat mengambil peran aktif menjaga keutuhan ciptaan.

“Bumi kita tidak sedang baik-baik saja. Karena itu, umat diajak melakukan langkah nyata sebagai bentuk pertobatan ekologis,” kata Susyana.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.