Jakarta Perkuat Sinergi Usaha, Target Masuk 50 Kota Global di Tahun 2030

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta menegaskan pentingnya kolaborasi dengan dunia usaha dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, saat membuka Forum Bisnis Daerah 2026 di Pondok Indah Golf, Kebayoran Lama, Senin (27/4/2026).
"Ini merupakan ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks," katanya.
Menurut Rano, Pemprov Jakarta terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan dan pemberian insentif fiskal. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan investasi sekaligus mempermudah kegiatan usaha.
"Pemerintah Provinsi Jakarta berkomitmen menyederhanakan perizinan serta memberikan insentif fiskal guna mendorong investasi dan mempermudah kegiatan usaha," ujarnya.
Baca Juga: Jakarta Gandeng Jeju, Pramono Genjot Kerja Sama Global dari Pariwisata hingga Energi Hijau
Dalam kesempatan itu, Rano juga menyoroti peran strategis Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya dalam mendorong inovasi dan memperkuat daya saing ekonomi daerah. Menurutnya, organisasi tersebut berkontribusi dalam membuka peluang kerja baru.
"HIPMI Jaya memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi, memperkuat daya saing, serta membuka lebih banyak peluang kerja," katanya.
Rano berharap forum ini mampu menghasilkan gagasan konkret yang memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta meningkatkan daya saing Jakarta sebagai tujuan investasi.
"Forum ini diharapkan melahirkan gagasan konkret yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan pemangku kepentingan. Sekaligus meningkatkan daya saing Jakarta sebagai tujuan investasi," jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjaga semangat sinergi dan inovasi untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global.
Baca Juga: 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Anggaran Mencapai Rp253,6 Miliar
"Selamat mengikuti Forum Bisnis Daerah 2026. Mari kita jaga semangat sinergi dan inovasi untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing, berkelanjutan dan menyejahterakan seluruh warga," Rano berpesan.
Pemprov Jakarta saat ini tengah mengakselerasi langkah untuk masuk dalam jajaran 50 kota global pada 2030. Target tersebut ditopang oleh kinerja ekonomi yang positif dengan pertumbuhan mencapai 5,21 persen secara tahunan dan kontribusi sebesar 16,61 persen terhadap perekonomian nasional.
Di tengah tantangan global, Jakarta tetap menunjukkan daya tarik sebagai tujuan investasi. Sepanjang 2025, realisasi investasi di Jakarta mencapai Rp270,09 triliun.
Capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi dan stabilitas iklim usaha di Jakarta.
Baca Juga: Gandeng PWI Jaya dan PMI, Bank Jakarta Bantu Ketersediaan Darah Lewat Aksi Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






