Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Tahun 2026, Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi

AKURAT.CO Jakarta kembali mendapat pengakuan di tingkat global setelah masuk dalam daftar 100 Kota Terbaik Dunia 2026 versi perusahaan konsultan asal Belgia, Resonance Consultancy.
Dalam pemeringkatan World's Best Cities 2026, Jakarta menempati peringkat ke-53 dunia, mengungguli sejumlah kota besar seperti Washington DC, Abu Dhabi, Busan, dan Delhi.
Laporan tersebut menilai Jakarta memiliki daya tarik yang kuat di sektor pariwisata, hiburan, media sosial, serta konektivitas transportasi.
Faktor-faktor itu mendorong posisi Jakarta masuk dalam jajaran kota paling diminati di dunia, meski status ibu kota negara secara hukum akan berpindah ke Ibu Kota Nusantara.
Resonance Consultancy menyebut Jakarta sebagai metropolitan terpadat kedua di dunia yang terus berkembang di tengah berbagai tantangan, termasuk persoalan penurunan muka tanah dan relokasi ibu kota negara.
Baca Juga: 10 Madrasah Aliyah Terbaik di DKI Jakarta 2026, Prestasinya Tak Kalah dari SMA Unggulan
Dalam laporannya, lembaga tersebut menegaskan bahwa perpindahan status ibu kota tidak mengurangi peran Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional.
"Status ibu kota negara memang akan berpindah ke Nusantara. Namun, pusat gravitasi ekonomi Jakarta tidak ikut berpindah," tulis Resonance Consultancy, dalam laporan yang diterima Sabtu (20/6/2026).
Salah satu kekuatan utama Jakarta terletak pada aspek lovability atau daya tarik kota.
Dalam kategori tersebut, Jakarta berada di peringkat ke-28 dunia, jauh lebih tinggi dibandingkan posisi keseluruhannya. Penilaian itu didorong oleh keberadaan berbagai destinasi wisata dan ruang publik yang dinilai menarik bagi wisatawan maupun warga.
Beberapa kawasan yang mendapat perhatian antara lain Kota Tua Jakarta yang telah direvitalisasi, kawasan bisnis SCBD dengan deretan rooftop modern, serta kawasan pesisir Pantai Indah Kapuk.
Baca Juga: SPMB Dibuka, Pemprov Jakarta Harus Prioritaskan Akses Pendidikan bagi Warga Tak Mampu
Jakarta juga masuk 10 besar dunia untuk kategori belanja dan destinasi ramah keluarga.
Popularitas Jakarta di media sosial turut menjadi faktor pendukung. Kota ini menempati peringkat kesembilan dunia untuk unggahan Instagram dan peringkat kedelapan dunia untuk video Tiktok, menunjukkan tingginya eksposur Jakarta di platform digital global.
Pada sektor transportasi, Resonance Consultancy menilai konektivitas Jakarta terus membaik.
Integrasi layanan LRT Jabodebek dengan moda transportasi lain semakin memperkuat mobilitas warga, sementara pembangunan MRT Jakarta Fase 2 menuju Kawasan Kota Tua masih berlangsung.
Selain itu, layanan Kereta Bandara Soekarno-Hatta dinilai mempermudah akses masyarakat dari dan menuju pusat kota.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Raih WTP 9 Kali Berturut-turut, Komisi C DPRD Ingatkan Temuan BPK Harus Diselesaikan
Dari sisi ekonomi, Jakarta juga dinilai tetap menjadi magnet investasi. Resonance Consultancy mencatat pertumbuhan pusat data di koridor Bekasi-Cikarang untuk mendukung kebutuhan komputasi awan dan kecerdasan buatan (AI), serta pembangunan gedung perkantoran premium di Kawasan Sudirman-Thamrin, Kuningan, dan TB Simatupang.
Pemeringkatan World's Best Cities 2026 menggunakan metode Place Power Score yang menggabungkan data kinerja kota dan persepsi publik global.
Penilaian dilakukan berdasarkan tiga pilar utama yakni livability (kenyamanan hidup), lovability (daya tarik kota), dan prosperity (kemakmuran ekonomi), yang diukur melalui 46 indikator dalam 30 kategori.
Data tersebut kemudian dipadukan dengan survei yang dilakukan Ipsos terhadap lebih dari 21 ribu responden di 31 negara mengenai kota yang paling ingin dikunjungi, ditinggali, dan dianggap menawarkan peluang kerja terbaik.
Masuknya Jakarta dalam daftar 100 Kota Terbaik Dunia 2026 menegaskan bahwa pengaruh dan daya saing kota ini masih kuat di tingkat global.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Buka Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya dengan Gaji UMR, Ini Syarat dan Caranya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Link Nonton Piala Dunia 2026 Resmi dan Legal, Kualitas HD Bukan di Score808
- 2Di Balik Penolakan Keras Singapura ke Ekspor Satu Pintu DSI: Risiko Kehilangan Ratusan Miliar Dolar Arus Ekspor dan Devisa
- 3Prediksi Skor Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026: Debutan Asia Hadapi Ujian Berat dari Los Cafeteros
- 4Prediksi Skor Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Nati Diunggulkan, Tapi Jangan Remehkan Ancaman Tim Balkan
- 5Prediksi Skor Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Seimbang, Akankah Black Stars Bangkit?
- 6Prediksi Skor Belgia vs Mesir Lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 7Prediksi Skor Turki vs Paraguay: Saatnya Crescent-Stars Bangkit atau La Albirroja Ciptakan Kejutan?
- 8Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Das Team Diunggulkan, Mampukah Debutan Asia Membuat Kejutan?
- 9Survei: PSI Cerminkan Gaya Kepemimpinan Jokowi
- 10Citra Jokowi Menguntungkan, PSI Perlu Konversi Dukungan Publik







