HUT Ke-499 Jakarta, Pramono Anung Perkuat Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat gerakan pilah sampah dari sumber, sebagai upaya mengurangi beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang kini mendekati kapasitas maksimal.
Komitmen itu ditegaskan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam Apel Siaga Pilah Sampah yang dipimpinnya bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Lapangan Monumen Nasional, pada Minggu (21/6/2026).
Pramono mengatakan, penguatan budaya pilah sampah menjadi bagian penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang bersih, layak huni, dan berkelanjutan. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
"Tepat pada momentum HUT ke-499 Jakarta, bersama seluruh warga Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meneguhkan komitmen untuk menjaga Jakarta sebagai kota global yang bersih, layak huni, dan berkelanjutan," ujar Pramono, dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, langkah tersebut semakin mendesak karena Jakarta saat ini menghasilkan sekitar 9.000 ton sampah setiap hari. Sementara, TPST Bantargebang yang selama ini menjadi lokasi utama pengelolaan sampah ibu kota telah mendekati batas kapasitas dengan timbunan sampah rata-rata mencapai 60 meter.
Baca Juga: Pramono Siapkan Insentif Pajak untuk Hotel, Restoran, dan Kafe yang Aktif Pilah Sampah
Dia menjelaskan, gerakan pilah sampah difokuskan pada pemisahan sampah organik dan anorganik yang kemudian dikelola melalui prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R). Program itu diterapkan mulai dari tingkat rumah tangga hingga kawasan perkantoran, sekolah, pasar, pusat perdagangan, dan kawasan usaha.
Pramono juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, sejumlah lingkungan RT dan RW telah mengembangkan berbagai inovasi, seperti budidaya maggot dan pengolahan sampah menjadi pupuk.
"Gerakan pemilahan sampah di Jakarta berjalan sangat masif. Banyak RT dan RW yang telah lebih maju dari yang kami perkirakan. Karena itu, gerakan ini tidak boleh kendor dan harus terus diperluas agar menjadi budaya seluruh warga Jakarta," ujarnya.
Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menilai langkah Pemprov DKI Jakarta dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempercepat penanganan sampah nasional. Dia menegaskan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan tanpa keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Masalah sampah tidak mungkin selesai tanpa melibatkan semua pihak karena sampah adalah urusan bersama. Persoalan utamanya terletak pada pemilahan sampah organik dan anorganik," katanya.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Bakal Batasi RDF Rorotan, Hanya Terima Sampah Anorganik Terpilah
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan penghargaan kepada RW terbaik di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu, yang dinilai berhasil menerapkan pemilahan, serta pengelolaan sampah dan mendorong partisipasi aktif warga dalam pengurangan sampah dari sumber.
Pemprov DKI Jakarta berharap penghargaan tersebut dapat memacu wilayah lain untuk memperkuat budaya pilah sampah sebagai gerakan bersama menjelang usia Jakarta yang ke-500 tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








