Kementerian UMKM Fokus Perkuat Ekosistem Usaha dari Perizinan hingga Pelatihan

AKURAT.CO Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ekosistem UMKM di daerah.
Termasuk di Kalimantan Barat. Komitmen tersebut mencakup penyederhanaan perizinan, pelatihan, hingga pembiayaan usaha.
"Setelah perizinan, tentunya kita memberikan pelatihan seperti keuangan, manajemen organisasi, dan sebagainya," kata Maman dalam acara Halal Bihalal Partai Golkar Kalbar di Pontianak, Senin (14/4/2025).
Ia menambahkan, aspek pembiayaan tak kalah penting. Oleh sebab itu, pemerintah meningkatkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi Rp700 miliar pada tahun 2025, dan menunjuk Bank Kalbar sebagai penyalur utama di wilayah tersebut.
Baca Juga: Kebijakan Non Kuota Prabowo Dinilai Beri Ruang Adil bagi UMKM dan Usaha Lokal
Sementara itu, anggota DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menyambut baik langkah tersebut dan menekankan pentingnya pengawasan agar program KUR benar-benar menyasar pelaku UMKM yang membutuhkan.
"Perhatian pemerintah pusat terhadap sektor UMKM harus terus dikawal agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh pelaku usaha di daerah," katanya.
Menurut Bebby, sebagai kota jasa dan perdagangan, Pontianak sangat bergantung pada geliat UMKM.
Baca Juga: Dukung UMKM dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, SANF Hadirkan 'Gerobak Manfaat'
"Oleh karena itu, dukungan dari pusat sangat penting untuk memastikan perputaran ekonomi lokal tetap hidup dan berkembang," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










