Kemendag: Penindakan Kasus Pemalsuan Merek Butuh Laporan dari Pemegang Hak

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menekankan bahwa laporan resmi dari pemilik atau pemegang hak merek sangat dibutuhkan untuk menindak pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI), termasuk di pasar yang disebut rawan pemalsuan seperti Pasar Mangga Dua.
Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Moga Simatupang, menjelaskan bahwa pelanggaran atas merek termasuk dalam kategori delik aduan. Artinya, tindakan hukum baru bisa diambil bila ada laporan dari pihak yang memiliki hak.
“Kalau merek, itu harus produsennya atau pemegang merek yang melaporkan ke pihak berwenang. Di Dirjen HAKI. Karena ini sifatnya delik aduan,” ujar Moga dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (20/4/2025)
Penjelasan tersebut muncul setelah Amerika Serikat melalui USTR kembali menyoroti lemahnya penegakan HKI di Indonesia dalam laporan tahunannya. Salah satu sorotan utama adalah Pasar Mangga Dua dan sejumlah pasar daring yang dianggap sebagai pusat barang bajakan dan palsu.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya menekan peredaran barang ilegal melalui pengawasan reguler dan operasi penertiban yang rutin dilakukan.
“Kita terus lakukan pengawasan dan penindakan. Ini komitmen kita untuk menjaga iklim perdagangan yang sehat,” tegasnya.
Pemerintah juga menyatakan siap menjalin kerja sama lebih erat dengan pemilik merek dan pemegang hak untuk mempercepat pelaporan dan penindakan kasus pelanggaran HaKI di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









