Kartu Prakerja Gelombang 61 Telah Dibuka, Cek Nominal Yang Didapat

Dikutip dari berbagai sumber, Senin (25/9/2023), program Kartu Prakerja ditujukan untuk meningkatkan kompetensi kerja dan kewirausahaan.
Di mana sasaran Kartu Prakerja mencakup para pencari kerja, pekerja/buruh yang mengalami PHK serta individu yang perlu meningkatkan keterampilan, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.
Baca Juga: 6 Manfaat Kartu Prakerja Yang Didapatkan Oleh Penerima
Program Kartu Prakerja bertujuan untuk mengembangkan keterampilan tenaga kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing mereka, serta mendukung perkembangan wirausaha, seperti yang dijelaskan di laman resmi prakerja.go.id.
Selain itu, peserta program Kartu Prakerja akan memenuhi syarat untuk menerima insentif, yang hanya diberikan kepada pemegang Kartu Prakerja yang memenuhi persyaratan tertentu.
Total insentif yang dapat diterima peserta mencapai sekitar Rp4,2 juta. Rinciannya mencakup biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, insentif pasca-pelatihan sebesar Rp600 ribu dan insentif pengisian survei sebesar Rp50.000 yang dapat diterima dua kali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








