Dorong Penggunaan SPIP dalam Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Lebih Baik, BPKP Siap Jadi Mitra Strategis Kemhan dan TNI

AKURAT.CO Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mendorong Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dapat digunakan pada setiap intansi pemerintah.
Hal itu disampaikan Sekretaris Utama BPKP, Ernadhi Sudarmanto, dalam acara Penyerahan Hasil Evaluasi Maturitas SPIP dan Kapabilitas APIP serta Inaugurasi Wisudawan Auditor di Lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI di Kantor BPKP, Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Dia menyebut SPIP, manajemen risiko dan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) berperan krusial dalam upaya meningkatkan tata kelola organisasi. Sebab, sebagai bagian dari pemerintahan, yang memiliki tugas tidak hanya sebatas mencapai tujuan tetapi juga melibatkan proses yang etis, efektif dan efisien.
Dijelaskan Ernadhi, SPIP merupakan pondasi yang menopang keberhasilan tata kelola organisasi. Dengan adanya pengendalian intern yang baik, organisasi dapat memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku.
"Ini menciptakan lingkungan yang sehat dan dapat diandalkan bagi setiap organisasi, termasuk Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia," katanya.
Baca Juga: BPKP Luncurkan Pelatihan Dan Sertifikasi Manajemen Risiko Sektor Publik
Ernadhi menerangkan, salah satu unsur penting dalam SPIP adalah manajemen risiko yang sangat diperlukan dalam menghadapi dinamika dunia yang selalu berubah. Melalui manajemen risiko yang baik, dapat mengantisipasi tantangan, menjaga ketahanan organisasi dan mengoptimalkan peluang yang muncul.
Apalagi di pertengahan tahun ini telah terbit Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2023 tentang Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN).
"Sejak 16 Juni 2023 dan diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan pencapaian sasaran Pembangunan nasional, meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan negara dan meningkatkan efektivitas sistem pengendalian intern dan berkembangnya inovasi pelayanan publik," ungkapnya.
Menurut Ernadhi, dalam setiap organisasi modern, peran APIP adalah memberikan jaminan bahwa segala aktivitas organisasi berjalan sesuai dengan standar etika dan integritas.
Dengan fungsi pengawasan yang efektif dapat mencegah dan mendeteksi potensi pelanggaran, memastikan akuntabilitas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
"BPKP siap menjadi mitra yang kuat bagi Kementerian Pertahanan dan TNI dalam mengimplementasikan SPIP dan manajemen risiko," ucapnya.
Baca Juga: OJK Dan BPKP Sepakat Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan
Sementara itu, Inspektur Jenderal TNI, Letjen (Mar) Suhartono, mengatakan, APIP berperan penting dalam mengawal dan meningkatkan kinerja organisasi.
Apalagi TNI akan fokus kepada pengelolaan sumber daya manusia, praktik profesional, akuntabilitas dan manajemen kinerja, budaya hubungan organisasi, struktur dan tata Kelola serta aktifitas pengendalian dan kualitas pengawasan.
"APIP memiliki peran strategis dalam menunjang dan memperkuat efektivitas sistem pengendalian intern guna mewujudkan pemerintah yang efektif, efisien dan akuntabel," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








