Raih Gelar Doktor, Fahri Hamzah: Misbakhun Pantas Duduki Posisi Strategis di Pemerintahan Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun dinilai pantas menduduki posisi strategis dalam pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu disampaikan Waketum Partai Gelora, Fahri Hamzah usai Misbakhun menjalani sidang promosi Program Doktor Ilmu Ekonomi, Konsentrasi Kebijakan Publik di Ruang Auditorium Gedung S, Universitas Trisakti, Jakarta, Selasa (4/6/2024).
Fahri mengaku mengenal dekat sosok Misbakhun. Menurutnya, Misbakhun adalah sosok pribadi yang tekun dalam melakukan berbagai hal, termasuk dalam soal meneliti.
Baca Juga: 1 dari 3000 Perempuan Hamil Terkena Kanker Payudara
"Saya kenal beliau secara pribadi sebagai politisi yang tekun tapi juga sebagai ilmuan dan intelektual yang tekun, dia meneliti, dia membaca semua dokumen, dan juga kita lihat sekarang dia membaca teori," ujarnya.
Fahri juga mengapresiasi tema disertasi yang diangkat Misbakhun dalam program doktoralnya, yakni "Telaah Kebijakan Publik atas Peran DPR Mengintegrasikan Kebijakan Fiskal dan Moneter dalam Postur APBN untuk Penanganan Pandemi Covid-19".
Menurut Fahri, penelitian tersebut berhasil mengupas tuntas bagaimana pemerintah saling berkolaborasi dengan cabang-cabang kekuasaan demi menyelamatkan Indonesia dari keadaan krisis saat pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kejutan! Jorge Martin Pilih Aprilia Mulai 2025, Marc Marquez Berpotensi ke Tim Utama Ducati
Fahri meyakini, penelitian tersebut akan sangat berguna bagi berlangsungnya pemerintahan yang akan datang. Ia juga menilai Misbakhun layak untuk menduduki posisi strategis di pemerintahan kedepan.
"Saya kira ini pengalaman yang sangat berharga dan mudah-mudahan menjadi masukan, tidak hanya masukan tapi pak Misbakhun sendiri harus berada di tempat yang baik dalam kebijakan dan pengambilan kebijakan yang akan datang," ujarnya.
Tidak hanya itu, Fahri juga mengapresiasi upaya Misbakhun untuk menunjukkan peran-peran DPR saat masa krisis. Sebab, tak jarang peran DPR hanya dianggap sebelah mata oleh berbagai kalangan.
Baca Juga: Cara Daftar Kartu Lansia Kerja Secara Online, Bantuan Sosial untuk Warga Usia 60 Tahun ke Atas!
"Ya ini peran DPR dalam krisis, ini jarang sekali ditulis orang, karena biasanya peran DPR dalam krisis itu tidak dianggap, pemerintahannya sepihak, terutama pemerintahan otoriter ya, tapi karena pemerintah kita demokratis, tetep ada pandangan DPR yang harus diakomodir," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









