KIP Ungkap 3 Tantangan Capai Indonesia Emas, Pemerintahan Terbuka Hingga Inovasi
Atikah Umiyani | 14 Juni 2024, 15:29 WIB

AKURAT.CO Komisi Informasi Pusat RI mengungkap, ada tiga tantangan yang kini dihadapinya dalam menyongsong cita-cita Indonesia Emas 2045.
Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Arya Sandhiyudha, mengatakan, tantangan pertama yaitu mengenai gagasan open government atau pemerintahan terbuka. Menurutnya, tantangan ini harus dijawab melalui peran-peran Komisi Informasi.
Hal itu disampaikan Arya saat sambutan di acara seminar bertajuk “Urgensi Pemerintah Terbuka Menyongsong Indonesia Emas 2045” yang merupakan rangkaian dari kegiatan Rakornas Komisi Informasi se-Indonesia ke-15, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 10-13 Juni 2024.
"Kita tahu ada tantangan kita sebagai negara bangsa demokrasi, yang dituntut untuk melakukan peran-peran keterbukaan informasi publik dan ejawantahnya dalam format tata kelola pemerintahan yaitu dalam bentuk open government," kata Arya.
Tantangan kedua, lanjut Arya, yaitu mengenai inovasi yang dalam level global dikenal dengan istilah sustainable development goals atau tujuan pembangunan berkelanjutan.
"Kita diminta untuk melaksanakan inovasi teknologi, di dalam rumpun itulah juga kita tahu ada universal access to information, hak universal anak segala bangsa sedunia untuk mengakses informasi publik," ujarnya.
Kemudian ketiga yaitu tantangan soal demografi. Menurutnya, bonus demografi adalah tantangan sekaligus ancaman tergantung bagaimana kemampuan dalam mengelola sumber daya yang melimpah.
"Apakah dia bisa menjadi demografi defisit atau jumlah melimpah tapi tidak banyak berguna malah membebankan dalam bentuk pengangguran, kemiskinan dan seterusnya," ujarnya.
Untuk menjawab itu semua, Arya menilai perlunya pematangan prinsip-prinsip mengenai transparansi, tanggung jawab dan partisipasi.
"Kita melihat ada tantangan bagaimana mematangkan prinsip-prinsip yang ada dalam open government sekaligus juga prinsip prinsip kita yaitu transparansi, akuntabilitas dan partisipasi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









