PDN Diretas Kena ke 210 Instansi Pemerintah, Pakar: Lalai, Tak Ada Maaf!
Atikah Umiyani | 26 Juni 2024, 14:34 WIB

AKURAT.CO Insiden peretasan pada server yang menyerang Pusat Data Nasional (PDN) yang berdampak pada data 210 instansi pemerintah dianggap sebagai kelalaian yang tak termaafkan.
Pakar Kebijakan Publik dari UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, mengatakan, peretasan itu sebagai bukti kegagalan pemerintah dalam melindungi rakyatnya, termasuk dalam soal data pribadi.
"Kebocoran data dari PDN yang melibatkan 210 instansi pemerintah adalah bukti nyata bahwa tujuan bernegara untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia telah gagal dipenuhi," kata Achmad kepada wartawan, Rabu (26/6/2024).
Menurut Achmad, data merupakan satu elemen penting yang harus dijaga dalam era digitalisasi. Karenanya, peretasan ini dianggap sebagai persoalan serius yang tidak mudah untuk dimaafkan.
"Kelalaian ini bukanlah sebuah kesalahan kecil yang bisa dianggap remeh. Ini adalah kelalaian yang tidak termaafkan, yang memerlihatkan betapa lemahnya sistem keamanan siber kita," ujarnya.
Achmad pun turut menyesalkan sikap sejumlah pejabat yang seharusnya bertanggung jawab atas keamanan siber tapi justru seakan-akan tidak peduli dengan adanya insiden peretasan tersebut.
"Pejabat yang seharusnya bertanggung jawab dalam menjaga keamanan data justru menunjukkan ketidakmampuan dan ketidakpedulian mereka," ucapnya.
Achmad menilai, ketidakbecusan pemerintah dalam mengatasi ini sebagai wujud pengkhianatan rakyat. Sebab, para pejabat yang berkaitan tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan hilang rasa tanggung jawab.
"Data sensitif dari 210 instansi pemerintah bocor, dan hacker dengan berani meminta tebusan Rp131 miliar. Ini bukan hanya masalah teknis, ini adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







