PDNS Diretas di Tengah Pemberantasan Judi Online, Relawan Desa: Perlu Dipertanyakan

AKURAT.CO Peretasan terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya membuat geger masyarakat. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkapkan serangan ini dimulai dari upaya melumpuhkan antivirus Windows Defender, yang berujung pada pembobolan sistem tiga hari kemudian.
Baca Juga: Soal Serangan Siber PDN, Menkeu: Anggaran Kominfo Terealisasi Rp4,9T
Menanggapi hal tersebut, Syaff Lessy, Sekretaris Jenderal Relawan Desa Indonesia Maju (RDIM) mengatakan, “Kita tidak tahu apakah ada kaitannya antara perjuangan Menkominfo RI, Budi Arie Setiadi dalam Pemberantasan Judi Online bersama Satgas yang dibentuk presiden dengan diretasnya PDNS. Tapi menurut kami relevansinya perlu dipertanyakan."
Syaff Lessy menambahkan “Kita harus mengakui bahwa Keamanan Siber kita masih perlu ditingkatkan, namun ini harusnya jadi memantik kita untuk bahu membahu, menjaga kedaulatan Siber NKRI dari Orang-orang yang tidak bertanggung jawab, apalagi perusak generasi muda bangsa seperti judi online dsb. Masyarakat Desa Paling terkena dampak Ekonominya!”
Lebih lanjut Syaf menegaskan bahwa perkembangan teknologi yang pesat membuat judi online semakin mudah diakses. “Masih ada masyarakat yang belum sadar, akan bahaya judi online. Pemberantasan judi online di Indonesia membutuhkan komitmen dan kerjasama dari semua pihak. Upaya pencegahan dan penindakan harus dilakukan secara berkelanjutan dan ditingkatkan. Penting juga untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang bahaya judi online."
Sementara itu Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, sejumlah layanan berangsur pulih usai gangguan serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya.
Baca Juga: Alasan Media Sosial X Akan Diblokir Kominfo, Apakah ElaElo Dijadikan Penggantinya?
Hingga hari ini, terdapat tiga layanan yang sudah berangsur pulih.
"Terdapat tiga layanan, yaitu layanan keimigrasian, layanan perizinan event Kemenkomarves (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi), dan layanan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah),” kata dia dalam rilis pers yang diterima, Selasa (25/6/2024) malam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







