AHY Sebut SBY Tak Bisa Hadiri HUT ke-79 RI di IKN: Ada Kegiatan di Kampung Halaman

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, mengatakan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, tidak dapat menghadiri peringatan HUT ke-79 RI di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Dia mengatakan, di hari itu ayahnya akan kembali ke kampung halaman, karena ada kegiatan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari.
"Beliau sudah ada apa namanya, kegiatan yang direncanakan jauh-jauh hari juga. Upacaranya di Pacitan, di kampung halaman," kata AHY yang juga Menteri ATR/BPN secara singkat, usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Garuda, IKN, Kalimantan Timur, dikutip Antara, Senin (12/8/2024).
Baca Juga: Intip Menu Saham di Pekan HUT ke-79 Kemerdekaan RI
Sebelumnya, Sekretariat Presiden (Setpres) mulai mengirimkan undangan kepada mantan presiden dan mantan wakil presiden, hingga tokoh masyarakat untuk menghadiri agenda Upacara HUT Ke-79 RI.
"Hari ini untuk para mantan, baik mantan presiden maupun mantan wakil presiden, akan segera dikirim undangannya. Kami juga memohon konfirmasi kehadiran beliau," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Antara, Kamis (8/8/2024).
Dia mengatakan, undangan bagi para mantan kepala negara di Indonesia itu butuh segera dikonfirmasi agar Setpres dapat mengatur rencana kedatangan mereka dengan sebaik-baiknya.
Dia menjelaskan, bahwa undangan ke Istana Negara IKN disampaikan kepada para pimpinan ketua dan wakil lembaga negara, para menteri kabinet, Panglima TNI, Kapolri, kepala staf angkatan, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh budaya.
Sementara itu, yang diundang di Istana Merdeka Jakarta, antara lain, adalah Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dan calon wakil presiden terpilih pada Pemilu 2024 Gibran Rakabuming Raka beserta para mantan wakil presiden.
Juga para menteri akan hadir di Istana Merdeka Jakarta dan masyarakat umum lainnya. Termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat yang ada di Jakarta, serta para duta besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









