Kementerian Komdigi Tekankan Upaya Sosialisasi Kampanye Damai Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Kementerian Komunikasi dan Digital akan ikut serta memperlancar kampanye damai Pilkada Serentak 2024.
Menteri Komdigi, Meutya Hafid, memaparkan sejumlah upaya tersebut dalam rapat perdana bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (5/11/2024).
"Kementerian Komdigi telah menyiapkan beberapa upaya untuk kampanye pilkada damai. Tidak hanya berupa SMS blust, namun juga publikasi melalui sistem digital yang berisi imbauan pilkada damai," katanya.
Selain SMS blust dan publikasi, menurut mantan Ketua Komisi I DPR itu, Komdigi akan memantau pengawasan frekuensi radio untuk alat komunikasi aparat penegak hukum.
"Dukungan lain berupa monitoring pengawasan dan pengendalian spektrum frekuensi radio. Agar layanan telekomunikasi dapat berjalan baik. Termasuk koordinasi dengan aparat keamanan seperti TNI, Polri sebagai langkah mitigasi gangguan terhadap frekuensi keamanan yang digunakan," jelas Meutya.
Selain itu, Komdigi melaksanakan dukungan logistik melalui kolaborasi dengan PT. Pos Indonesia untuk kesuksesan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
Baca Juga: Menteri Komdigi Prioritaskan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
"Seperti penyiapan gudang pengangkutan sistem tracking yang terhubung ke sistem KPPU, platform pengiriman logistik pemilu dan dashboard yang dapat menyajikan data untuk melakukan monitoring distribusi logistik pemilu secara realtime," tutur Meutya.
Komdigi juga menyediakan dukungan pengamanan ruangan digital dalam rangka penanganan konten negatif seperti misinformasi, hoaks ataupun ujaran-ujaran kebencian selama pilkada.
Yang ditempuh dengan patroli siber terhadap pelanggaran-pelanggaran tersebut.
"Kementerian Komdigi juga memberikan dukungan terhadap pengawasan komunikasi publik saat kampanye dengan memantau sentimen media. Terutama di beberapa provinsi yang kita anggap berpotensi untuk pelaksanaan pilkada yang cukup hangat," jelasnya.
Tak ketinggalan, Komdigi turut melakukan sosialisasi pilkada damai 2024, tidak hanya melalui media elektronik, online atau cetak tapi juga forum tatap muka.
"Sebagai dukungan sosialisasi dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya partisipasi dalam pilkada. Serta memastikan setiap pemilih mendapat informasi yang cukup," tutup Meutya.
Baca Juga: Kapolri dan Menkomdigi Bekerja Sama Usut Tuntas Kasus Judi Online di Kementerian Komdigi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








