Akurat
Pemprov Sumsel

Kapolri Wanti-wanti Potensi Polarisasi di Pilkada Serentak 2024

Dwana Muhfaqdilla | 8 November 2024, 09:05 WIB
Kapolri Wanti-wanti Potensi Polarisasi di Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Polarisasi dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 kemungkinan dapat terjadi, khususnya di daerah dengan pasangan calon tunggal atau dua.

Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, yang digelar Kamis (7/11/2024).

"Fenomena-fenomena yang harus kita perhatikan pasangan calon hanya satu ini di 37 daerah, tolong ini diantisipasi kemudian ada pasangan dua calon di 202 daerah. Ini juga menjadi perhatian kita, pasti situasinya akan hangat," jelasnya.

Kapolri mengingatkan peristiwa-peristiwa yang terjadi di pilkada terdahulu bisa menjadi pembelajaran, terutama reaksi ketidakpuasan terhadap hasil pemungutan suara.

Baca Juga: 5 Hal yang Sering Bikin Gagal Lolos Seleksi Berkas Petugas Haji

"Peristiwa ketidakpuasan dalam hasil-hasil dari pilkada tersebut tentunya akan menimbulkan, memunculkan mulai dari sengketa sampai dengan kerusuhan. Karena memang isunya ini terjadi di daerah," ungkapnya.

Atas kemungkinan tersebut, Kapolri meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mengantisipasinya.

"Karena ini dilaksanakan serentak, tentunya rekan-rekan harus mampu melihat, mendalami potensi konflik yang terjadi. Sehingga kekuatan yang rekan-rekan miliki, kita semua siap menghadapi potensi permasalahan apapun," ujarnya.

Baca Juga: Selaraskan Sikap dengan Prabowo, Hercules Dukung Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.