Jumlah Penonton di Indonesia Naik, Pemerintah Ajak Investor Bangun Bioskop di Desa

AKURAT.CO Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, mengatakan film-film Indonesia mulai mendominasi layar kaca. Untuk itu, dia mengajak para investor untuk membangun gedung-gedung bioskop di daerah, khususnya di perdesaan maupun kabupaten.
"Kita mendorong semua investor untuk lebih yakin membuka bioskop-bioskop di kabupaten, di kota, yang belum ada bioskopnya," kata Giring di Jakarta, dikutip Antara, Senin (9/12/2024).
Dia menjelaskan, sekitar 60 persen dari total penonton adalah mereka yang menyaksikan film-film produksi sineas tanah air. Dia meyakini, pada akhir tahun ini jumlah penonton film-film Indonesia bisa mencapai 75 juta dari total keseluruhan penonton, baik dari layar lebar maupun online.
Dari berbagai sumber yang dikumpulkan, jumlah penonton film Indonesia tahun 2024 merupakan yang tertinggi sejak 98 tahun silam, dengan total 68,95 juta penonton per 3 November 2024.
Dari potensi yang besar itu, Kementerian Kebudayaan mengajak investor untuk semakin memperluas pasarnya di daerah-daerah yang belum memiliki bioskop.
"Itu tertinggi sepanjang sejarah negara Indonesia ini, makanya kita mendorong investor-investor untuk buka bioskop-bioskop," imbuhnya.
Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan industri bioskop besar. Mereka telah memberikan lampu hijau.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengatakan pihaknya akan mendukung segala sesuatu yang berkaitan dengan pemajuan kebudayaan.
"Jadi, di Kemenko PMK adalah mengkoordinasikan kalau itu terkait dengan misalnya dukungan dari pemerintah daerah kita akan komunikasi dengan Kemendagri, termasuk dukungan infrastruktur dan keuangan," kata Pratikno.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








