Pemerintah Pastikan Hasil Pemilu Tetap Valid Meski Tingkat Partisipasi Rendah

AKURAT.CO Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menegaskan hasil Pemilu tetap valid meski tingkat partisipasi masyarakat di beberapa daerah rendah.
"Ya tetap saja, itu valid. Legitimasi berikutnya adalah legitimasi dalam hal kinerja pemerintahan," kata Bima Arya di Kompleks Parelmen Senayan, Jakarta (10/12/2024).
Baca Juga: Kemendagri Dorong Perbaikan Sistem Kurangi Risiko Petugas Pemilu Meninggal Dunia
Dia menjelaskan, legitimasi tidak hanya diukur dari angka partisipasi pemilih, tetapi juga dari kinerja pemerintahan yang dihasilkan oleh para kepala daerah terpilih. Bahkan, ada pemimpin yang terpilih dengan perolehan suara tipis, namun berhasil membangun legitimasi melalui kinerja yang baik.
"Publik sekarang menunggu para kepala daerah terpilih ini untuk menunjukkan legitimasinya melalui kinerjanya, dan itu akan kita awasi bersama-sama dengan pemerintah," tegasnya.
Bima Arya menekankan, meskipun babak pemilu telah usai, tanggung jawab para pemimpin terpilih baru dimulai. "Mereka harus membuktikan kemampuan dalam menjalankan pemerintahan yang responsif dan memenuhi ekspektasi masyarakat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








