Presiden Prabowo Perlu Juga Evaluasi Kabinetnya di Momen 100 Hari Pertama

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto diingatkan untuk tidak lupa mengevaluasi kinerja para menteri dan jajaran Kabinet Merah Putih.
Menyusul keberhasilan dalam membangun citra baik di 100 hari pertama kerja pemerintahannya.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, mengatakan, sederet prestasi pemerintahan Presiden Prabowo tercatat sudah sangat memuaskan sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.
Namun, ada juga hal-hal yang perlu diperhatikan, terutama kinerja menteri.
Baca Juga: Dorong Kebijakan Perumahan Pro Rakyat, Prabowo Minta Biaya PBG dan BPHTB Digratiskan
"Terkait dengan kinerja, koordinasi dan komunikasi para menteri yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran," katanya, kepada wartawan, Rabu (22/1/2025).
Iwan mencontohkan, langkah Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang sempat membuat gaduh masyarakat soal kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen.
Ada pula, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Brodjonegoro, yang baru-baru ini didemo oleh pegawainya sendiri.
Baca Juga: Prabowo Siap Lanjutkan Pembangunan IKN, Dorong Kontribusi Pihak Swasta
"Contohnya adalah Menteri Keuangan yang menurut saya tidak bisa menerjemahkan visi besar Presiden Prabowo, sehingga muncul gaduh soal rencana kenaikan PPN 12 persen. Kemudian kasus Mendiktisaintek yang didemo ASN karena diduga berlaku semena-mena terhadap bawahannya hingga berujung pemecatan, bahkan dugaan melakukan kekerasan. Kasus ini juga menjadi sorotan masyarakat serepublik," paparnya.
Tak hanya itu, menurut Iwan, perlu dievaluasi pula pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, yang melarang pembongkaran pagar laut ilegal. Padahal, itu adalah instruksi langsung dari Presiden Prabowo.
"Contoh lain adalah sikap dan statement Menteri KKP yang seakan melawan perintah Presiden Prabowo terkait pencabutan pagar laut di laut Tangerang dan Bekasi," tuturnya.
Baca Juga: Tingginya Tingkat Kepuasan Bukti Besarnya Harapan Masyarakat ke Pemerintahan Prabowo
Untuk itu, momen 100 hari kerja pemerintahan Presiden Prabowo perlu dijadikan landasan mengevaluasi dan menyeleksi ulang kinerja dan perform para menteri atau anggota Kabinet Merah Putih.
"Momen ini dijadikan landasan untuk melihat siapa yang benar-benar bisa membantu presiden melaksanakan visi dan misinya. Serta harus berani juga mengganti menteri yang bermasalah dan kontraproduktif dengan apa yang telah dicanangkan oleh Presiden, bahkan menjadi musuh rakyatm," terang Iwan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






