Keterbatasan Anggaran Jadi Kendala Penyusunan Indeks Kepatuhan Etik Pemilu

AKURAT.CO Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Heddy Lugito, menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan dan kekurangan dalam penyusunan Indeks Kepatuhan Etik Penyelenggara Pemilu (IKEPP).
Di mana, penyusunan ini baru bisa diterapkan pada tingkat Provinsi saja, padahal pelanggaran etik yang terbesar terjadi di tingkat Kabupaten Kota.
"Oleh karena itu, DKPP mohon maaf bila ada kekurangan dalam pendalaman studi ini. Masih diperlukan eksplanasi yang sangat besar. Tapi paling tidak, IKEPP yang kami susun bisa menjadi rambu-rambu," ujar Heddy di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (30/1/2025).
Baca Juga: Indeks Kepatuhan Etik Pemilu Belum Sempurna, Baru Sentuh Tingkat Provinsi
Dia berharap, ke depan DKPP diberikan ruang yang cukup untuk melakukan studi lebih mendalam terkait IKEPP. Terutama, dengan dukungan anggaran yang memadai. Apalagi, saat ini studi baru dilakukan di tingkat provinsi.
"Kalau sekarang baru sampai tingkat provinsi, tahun depan seharusnya kita bisa studi sampai tingkat kabupaten/kota. Itu yang kami harapkan," katanya.
Menurutnya, keterbatasan dalam studi ini bukan karena kurangnya kemampuan DKPP, melainkan karena keterbatasan anggaran. DKPP berharap, dengan adanya dukungan lebih besar, kajian IKEPP bisa diperluas hingga ke tingkat daerah agar pengawasan etik penyelenggara pemilu semakin kuat.
"Jadi, bukan karena kemampuan yang terbatas untuk melakukan studi, tapi anggaran pula yang terbatas sehingga studi kami masih sangat terbatas," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








