DPR: Pelantikan Kepala Daerah Rencananya Digelar Antara 18 Hingga 20 Februari

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan pelantikan kepala daerah terpilih diundur dikarenakan agar bisa dilaksanakan serentak tanpa dipisah, karena menunggu hasil sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Ya, ini kan biar lebih banyak dan serentak, dan juga beda harinya juga tidak terlalu lama rentang waktunya. Sehingga kemudian pemerintah kemudian mengajukan, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri meminta supaya pelantikan itu dapat disesuaikan," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (1/2/2025).
Dia mengungkap, kemungkinan pelantikan kepala daerah yang mulanya dijadwalkan pada 6 Februari 2025, akan diundur antara tanggal 18 hingga 20 Februari 2025.
Maka dari itu, dia memastikan Komisi II DPR akan kembali menggelar rapat bersama penyelenggara pemilu untuk memastikan kapan pelantikan akan digelar.
Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Pelantikan Kepala Daerah Dipercepat
"Nah, sehingga mungkin dalam minggu depan DPR akan menggelar rapat konsultasi antara DPR, pemerintah, Bawaslu, dan KPU," pungkasnya.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, sebelumnya mengatakan, kepala daerah terpilih nonsengketa di Mahkamah Konstitusi (MK), tidak jadi dilantik pada 6 Februari 2025.
Tito menegaskan, pihaknya akan segera menggelar pelantikan kepala daerah terpilih tersebut, namun belum tahu pasti kapan waktunya.
"Yang 6 Februari karena disatukan dengan nonsengketa dengan MK, dismissal, maka otomatis yang 6 Februari kita batalkan, kita secepat mungkin lakukan pelantikan yang lebih besar," kata Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2025).
Perubahan jadwal ini dikarenakan, adanya putusan dismissal yang dipercepat oleh MK. Dia mengungkap, Presiden RI Prabowo Subianto meminta agar pelantikan digelar secara efisien.
"Beliau berprinsip kalau jaraknya nggak jauh, untuk efisiensi sebaiknya satukan saja, yang nonsengketa dan dismissal, untuk efisiensi," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








