Menteri Agama dalam Pesan HPN 2025: Pers Juga Berperan Wujudkan Ketahanan Pangan

AKURAT.CO Peranan pers tidak hanya sebagai pilar demokrasi, tapi juga penting dalam pelestarian alam dan mewujudkan ketahanan pangan.
Demikian disampaikan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam pesan Hari Pers Nasional (HPN) ke-79, melalui keterangan resmi (Senin, 10/2/2025).
"Selamat Hari Pers Nasional. Terus jadi pencerah umat dalam melestarikan alam untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia," kata Menag.
Menag mengapresiasi tema HPN 2025 yakni "Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa."
Baca Juga: HPN 2025, Presiden Prabowo: Pers Berintegritas adalah Aset Bangsa
Menurutnya, tema ini sangat relevan dengan konteks global masa kini. Di mana, dunia saat ini sedang dihadapkan pada kerusakan iklim.
Laporan World Bank (2023) mencatat bahwa lebih 216 juta orang di enam kawasan dunia berisiko mengalami migrasi paksa akibat perubahan iklim pada 2050.
Bencana alam seperti banjir, kekeringan dan kebakaran hutan tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga memicu kelangkaan pangan.
Pada tingkat tertentu, ini bisa memicu perebutan sumber daya alam dan bisa menimbulkan konflik.
Baca Juga: Puncak HPN 2025 di Riau: Menkomdigi Sebut Pers sebagai Penjaga Demokrasi
Global Risk Report 2024 dari World Economic Forum (WEF) menempatkan perubahan iklim sebagai salah satu ancaman utama bagi stabilitas global dalam sauté dekade mendatang.
"Peran pers dalam konteks ini sangat penting. Pers bisa menjadi sumber inspirasi atas berbagai keberhasilan aksi iklim yang dilakukan umat dalam melestarikan alam, sehingga bisa menjadi contoh," ujarnya.
Menurut Menag, menjaga kelestarian lingkungan dan juga ketahanan pangan menjadi tugas keagamaan.
Upaya melestarikan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aktivis lingkungan, tetapi juga tanggung jawab kolektif umat manusia.
Baca Juga: PWI Tegaskan Komitmen Anti Korupsi di Peringatan HPN 2025
"Pers juga berperan penting dalam mengungkap beragam praktik eksploitatif yang berakibat pada kerusakan alam dan mengancam ketahanan pangan. Setiap agama mengajarkan pentingnya pelestarian alam dan melarang tindakan perusakan. Sinergi pers, umat dan aparat sangat strategis dalam mengawal Asta Cita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran terkait kemandirian bangsa, ketahanan pangan dan harmoni alam," Menag menerangkan.
"Selamat Hari Pers Nasional. Mari bergandengan tangan untuk melaksanakan kewajiban agama dalam merawat lingkungan dan menjaga katahanan pangan bangsa," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








