Cek Kesehatan Gratis, PCO Tekankan Pentingnya Rekam Medis untuk Masyarakat

AKURAT.CO Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Deputi I Bidang Materi Komunikasi dan Informasi, Muhammad Isra Ramli, menegaskan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memiliki rekam jejak medis pribadi.
Menurutnya, salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah minimnya kesadaran masyarakat untuk mencatat dan memantau riwayat medis mereka.
"Rekam medis pribadi adalah data yang sangat penting untuk membantu masyarakat tetap sehat. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah orang tidak memiliki catatan medis yang baik," ujar Isra usai menghadiri peluncuran program CKG di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2025).
Isra menambahkan, pemeriksaan kesehatan gratis ini tidak hanya sebatas layanan medis, tetapi juga bertujuan membangun kebiasaan baru di masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mereka.
Baca Juga: Program Cek Kesehatan Gratis Sediakan Layanan Skrining Kesehatan Mental
"Ini bukan sekadar budaya, tapi perubahan perilaku agar masyarakat lebih peduli dengan rekam medis mereka. Hal ini juga semakin dimudahkan dengan aplikasi Satu Sehat yang mendukung pencatatan data kesehatan secara digital," tegasnya.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Gigi Widyawati, mengungkapkan, lebih dari 17 puskesmas di Jabodetabek telah melaksanakan program CKG dalam tahap awal peluncuran ini.
Saat ini, program CKG masih terbatas pada fasilitas kesehatan pemerintah.
Namun, ke depannya, Kemenkes berencana mengajak klinik-klinik swasta yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk ikut serta dalam program ini.
"Nantinya program ini akan bertahap melibatkan klinik-klinik swasta yang telah bekerja sama dengan BPJS, agar cakupan layanan semakin luas," jelasnya.
Gigi juga memastikan, program Cek Kesehatan Gratis ini terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia, tanpa memandang status kepesertaan BPJS Kesehatan.
"Pemeriksaan ini berlaku untuk semua warga, baik yang memiliki BPJS maupun yang belum. Namun, bagi yang belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), petugas akan membantu proses pendaftarannya," jelasnya.
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap masyarakat semakin terbiasa melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, sehingga dapat mencegah penyakit lebih dini dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









