Akurat
Pemprov Sumsel

Lestari Moerdijat: MPR Dorong Kolaborasi Global Peneliti untuk Percepatan Pembangunan Nasional

Oktaviani | 24 Februari 2025, 17:22 WIB
Lestari Moerdijat: MPR Dorong Kolaborasi Global Peneliti untuk Percepatan Pembangunan Nasional

AKURAT.CO Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya memperkuat jejaring internasional bagi para peneliti guna memastikan keberlanjutan riset yang mendukung pencapaian target pembangunan nasional.

"Untuk menjaga kesinambungan riset di berbagai sektor, kita harus memperkuat jejaring dengan lembaga dan peneliti internasional. Ini penting untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan nasional sekaligus mendukung pembangunan yang lebih baik,” ujar Lestari dalam keterangannya, Senin (24/2/2025).

Pernyataan tersebut sejalan dengan simposium internasional yang berlangsung hybrid di Universitas Gadjah Mada pekan lalu.

Presiden JSPS Alumni Association of Indonesia (JAAI) 2023-2025 sekaligus Periset Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, Puspita Lisdiyanti, menegaskan, forum seperti ini membuka peluang kolaborasi global, berbagi wawasan dalam sains, teknologi, dan inovasi, serta berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Lestari menyoroti bahwa sejumlah program prioritas nasional sangat bergantung pada dukungan riset yang kuat, di antaranya:

Baca Juga: Mendagri: Retret di Magelang Perkuat Kekompakan Kepala Daerah

- Kemandirian pangan, air, dan energi
- Penguatan pendidikan dan sains-teknologi
- Digitalisasi dan hilirisasi industri
- Pelestarian lingkungan serta pengembangan sumber daya maritim
- Pelestarian seni budaya dan peningkatan ekonomi kreatif

Menurutnya, dunia riset harus mendapat perhatian lebih dari para pemangku kepentingan, terutama dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang.

“Dengan memperkuat riset, kita bisa mendorong inovasi, efisiensi, dan daya saing yang menjadi modal utama menghadapi persaingan global,” imbuh Rerie—sapaan akrab Lestari—yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah.

Lestari mengungkapkan, laporan World Competitiveness Ranking (WCR) 2024 menempatkan Indonesia di peringkat ke-27 dunia dalam hal daya saing global.

Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap peringkat tersebut meliputi:

- Peningkatan efisiensi pemerintahan
- Perbaikan infrastruktur bisnis
- Kemudahan dalam berusaha

Namun, untuk terus meningkatkan daya saing, Lestari menegaskan bahwa perhatian terhadap riset dan inovasi harus diperkuat.

Baca Juga: Sinopsis Sinetron Terbelenggu Rindu Hari Ini 24 Februari 2025: Noah dan Vernie Bertemu, Apakah Amira Bisa Menemukan Anaknya?

“Kepedulian terhadap dunia riset harus ditingkatkan agar kebijakan pembangunan berbasis inovasi dan efisiensi. Dengan begitu, Indonesia bisa lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.