AMPG Serukan Pertolongan Buat WNI Korban Perdagangan Manusia yang Terlantar di Kamboja

AKURAT.CO Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) bertemu dengan sejumlah WNI yang menjadi sebagai korban perdagangan manusia di negara Kamboja.
Delegasi AMPG, Muhammad Ikhsan, mengatakan, dirinya tidak sengaja bertemu dengan tujuh pemuda tersebut di sela menghadiri pertemuan pemuda muslim di Kota Phnom Penh, Rabu (26/2/2025).
Dalam pesan yang diterima redaksi, Ikhsan bersama anak-anak muda tersebut meminta pertolongan kepada Kementerian/Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Terkhusus kepada Wakil Menteri BP2MI, Dzulfikar Ahmadi Tawalla, yang juga merupakan sahabat dekat Ikhsan.
Baca Juga: Sultan Malaka Sambut PP AMPG, Bahas Kemitraan untuk Penguatan Ekonomi Umat
"Saya Muhammad Ikhsan pengurus AMPG dan juga sahabat saya bersama Pak Wamen yang saya kenal, Dzulfikar. Tolong bantu kawan-kawan kita ini. Mereka adalah korban perjudian online, perdagangan manusia, yang terlantar, tersiksa dan tidak punya jalan balik," jelasnya.
Ikhsan mengungkap, para korban itu sudah mencoba melaporkan ke KBRI Kamboja, namun malah dimintai biaya untuk pulang ke Tanah Air.
"Mereka sudah melaporkan ke Kedutaan Indonesia tapi diminta ongkos untuk pulang. Padahal mereka sendiri sudah habis semuanya. Makanya saya meminta kepada sahabat saya Pak Wamen Dzulfikar," tuturnya.
Ikhsan pun mempersilakan salah satu korban yang bernama Angga, asal Medan, Sumatera Utara, untuk memberikan pesan kepada BP2MI.
Baca Juga: Ketum AMPG Said Aldi Serahkan Bantuan untuk Palestina, Ajak Dunia Bersatu Dukung Gaza
"Pak saya minta tolong buat kita di sini segera dipulangin Pak, karena kita di sini juga ditipu. Dan kita juga mohon untuk pulang difasilitasi karena kita rindu keluarga,” ujar Angga.
Angga pun berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk tidak tergiur dengan ajakan bekerja di luar negeri, khususnya Kamboja.
"Jangan tergiur dengan iming-iming, jangan cepat mengambil keputusan karena semua yang diiming-imingkan bakal kacau. Disiksa, disetrum," Angga beberkan.
AMPG sekali lagi memohon bantuan agar tujuh pemuda dan WNI lainnya yang menjadi korban untuk segera dipulangkan ke Indonesia.
Baca Juga: PP AMPG Luncurkan Gerakan 444.000 Bersih-Bersih Rumah Ibadah dan Bagikan 5.000 Makanan Bergizi
"Bro Dzulfikar, tolong dibantu sahabat-sahabat kita ini, sedih mereka, sedih. Kita bertamu di sini tapi ternyata ini menjadi momen untuk kita menyampaikan ke Pak Wamen yang sekaligus juga sahabat saya. Mohon dibantu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









