Sekolah Rakyat Bentuk Keseriusan Pemerintahan Prabowo Subianto di Sektor Pendidikan

AKURAT.CO Rencana pemerintah membangun Sekolah Rakyat gratis bagi warga miskin mendapat dukungan berbagai pihak.
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, menilai, Sekolah Rakyat akan menjadi terobosan bagi pemerataan pendidikan bagi semua elemen masyarakat.
Menurutnya, pembentukan Sekolah Rakyat memiliki tujuan sangat mulia, yaitu memberikan layanan pendidikan bagi siswa yang tergolong miskin ekstrem.
Semua biaya di Sekolah Rakyat ditanggung oleh pemerintah.
Bahkan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk setiap Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Ada Dua Skema Kurikulum yang Bisa Diadopsi Sekolah Rakyat
Kepastian anggaran Sekolah Rakyat itu disampaikan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar.
"Gus Muhaimin sudah menyampaikan anggaran Sekolah Rakyat. Itu merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan kepada semua warganya," ujar Lalu Ari, Rabu (12/3/2025).
"Sekolah Rakyat merupakan sekolah berasrama. Jadi semua biaya gratis. Kebutuhan makan siswa ditanggung pemerintah," tambahnya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, dalam mewujudkan Sekolah Rakyat, Kementerian Sosial harus bersinergi dengan Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen).
Di daerah, Dinas Sosial juga harus bersinergi dengan Dinas Pendidikan dalam membantu mewujudkan rencana tersebut.
Baca Juga: Pemerintah Butuh Rp100 Miliar untuk Satu Sekolah Rakyat
"Sinergi itu sangat penting karena Kemendikdasmen yang berpengalaman dalam memberikan layanan pendidikan. Jadi, Kemensos tidak bisa jalan sendiri," beber Lalu Ari.
Ia pun mengajak masyarakat untuk mendukung Sekolah Rakyat karena keberadaan lembaga pendidikan itu akan sangat bermanfaat.
Masyarakat yang tidak mampu akan dididik dengan kualitas pendidikan yang baik.
Para siswa yang mendapatkan pendidikan di Sekolah Rakyat diharapkan bisa mengubah kondisi ekonomi keluarga mereka.
Dengan ilmu yang mereka dapatkan, alumni Sekolah Rakyat bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.
Baca Juga: Rekrutmen Siswa dan Guru Sekolah Rakyat Masih Tunggu Perintah Prabowo
"Kami ajak masyarakat untuk mendukung program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini," pungkas Lalu Ari.
Sebagai informasi, pemerintah sudah menyiapkan 50 lokasi Sekolah Rakyat.
Gedung yang akan digunakan Sekolah Rakyat adalah balai milik Kemensos dan gedung milik perguruan tinggi.
Ada dua kampus yang siap dipakai gedungnya, yaitu Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Brawijaya.
Sekolah Rakyat juga sudah menetapkan jadwal rekrutmen siswa dan guru pada akhir Maret atau awal April 2025.
Baca Juga: Mensos Lapor ke Prabowo, 50 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Tahun Ini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








